• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Industri Penerbangan China Kian Pulih

by Redaksi Asiatoday
October 11, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Darurat Wabah Corona, Maskapai di Dunia Hentikan Penerbangan ke China

Bandara Udara Internasional Beijing, China. ist

ASIATODAY.ID, BEIJING – Industri penerbangan China terus menunjukkan pemulihan pada September dengan jumlah penerbangan yang lebih dari 90 persen dari volume yang terdaftar atau mendekati dengan periode yang sama tahun lalu.

Mengutip Xinhua, Minggu (11/10/2020), bandara udara China menangani total 375.300 penerbangan keluar bulan lalu, turun 6,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi naik 1,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menurut laporan yang dirilis oleh VariFlight, penyedia layanan data penerbangan sipil yang berbasis di China.

Laporan tersebut menunjukkan jumlah penerbangan domestik naik dari tahun ke tahun di September, sedangkan jumlah penerbangan internasional sedikit meningkat dibandingkan Agustus.

RelatedPosts

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Bandara Internasional Guangzhou Baiyun di Provinsi Guangdong China selatan mencatat lebih banyak penerbangan keluar daripada bandara China lainnya bulan lalu.

Sembilan bandara dengan penumpang tahunan lebih dari 10 juta orang, termasuk Bandara Internasional Chongqing Jiangbei dan Bandara Internasional Shuangliu Chengdu, mencatat peningkatan penerbangan tahun-ke-tahun bulan lalu, menurut laporan itu.

Volume penerbangan di Bandara Internasional Sanya Phoenix tumbuh 19,52 persen tahun ke tahun, mencatat kenaikan terbesar dari bandara lainnya. Pada September, bandara di seluruh dunia menangani hampir 1,46 juta penerbangan atau turun 52,88 persen dalam setahun.

Dengan permintaan perjalanan negara yang pulih setelah pengendalian Covid-19 yang efektif, China melaporkan volume penerbangan yang lebih besar bulan lalu daripada negara lain, diikuti oleh Amerika Serikat, Rusia, Jepang, dan India. (ATN)

Tags: Asia BusinessChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.