• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi Rp14 Triliun, Investor China Siap Bangun Industri Baterai di Kendari

by Redaksi Asiatoday
April 18, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp14 Triliun, Investor China Siap Bangun Industri Baterai di Kendari

Kawasan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Dok

ASIATODAY.ID, KENDARI – Investor asal China dengan bendera China Construction Third Engineering Bureau Group siap membangun Kawasan Industri Baterai berbasis Nikel di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dalam proyek ini, China Construction Third Engineering Bureau Group berkolaborasi dengan PT Kendari Kawasan Industri Terpadu (KKIT).

Proyek dengan nilai investasi USD1 miliar atau setara Rp14 triliun ini akan dibangun diatas lahan seluas 2.500 hektare di Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Industri tersebut diproyeksikan bakal menyerap ribuan tenaga kerja lokal, 70 persen berasal dari kota itu.

RelatedPosts

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menyambut baik dan mendukung penuh investasi ini.

Ia mengatakan, rencana pembangunan kawasan industri ini sudah dipersiapkan oleh pemerintah pusat sejak lama sebagai bagian dari program hilirisasi nikel.

“Industri ini bertujuan untuk menghasilkan nilai tambah nikel menjadi produk baterai,” katanya, Kamis (14/4/2022).

Komisaris Utama PT Kendari Kawasan Industri Terpadu (KKIT), Hery Asiku menjelaskan, pabrik baterai dengan teknologi HPAL yang akan dibangun tersebut akan memproduksi nikel sulfat, mangan sulfat menjadi bahan baku mobil listrik.

“Kita ingin mengembangkan kawasan ini sebagai salah satu pusat pertumbuhan teknologi di Sultra khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ucapnya.

Kecamatan Abeli dipilih sebagai lokasi pembangunan kawasan industri, karena merupakan lokasi strategis, baik dari ketersediaan infrastruktur layanan umum dan pelayanan pemerintahan.

Untuk menjalankan pembangunan tersebut, Hery memberikan saham sekitar USD1 miliar sebagai bukti komitmen dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat meningkatkan kemampuan daerah dalam pembiayaan pembangunan kota.

“Harapannya, kita bersama-sama dapat membangun daerah ini, dengan masuknya investasi besar jadi pertumbuhan ekonomi bisa lebih bagus,” imbuhnya.

Sementara itu, Executive General Manager of China Construction Third Engineering Bureau Group, Tang Liguo mengatakan, perusahaan miliknya adalah perusahaan nomor satu di bidang konstruksi di China.

“Perusahaan ini memiliki nilai kontrak lebih dari USD100 miliar dengan keuntungan lebih dari USD50 miliar di tahun 2021. Bahkan banyak capaian prestasi lainnya pada project area perusahaan dalam mengembangkan energi di bidang industri dan konstruksi pembangunan,” kata Tang Ligou.

Tang Liguo juga menyampaikan terima kasih kepada PT KKIT dan Pemkot Kendari atas kepercayaan yang diberikan kepada perusahaannya. Pasalnya, perusahaannya telah memasuki pasar Indonesia sejak tahun 2005 dan mengembangkan proyek-proyek energi dan beberapa perusahaan yang bersifat komersial pengembangan smelter dan beberapa proyek lainnya.

“Kami harapkan melalui investasi ini dapat mengembangkan ekonomi di Kota Kendari. Kemitraan ini bisa menjadi kebanggaan Kota Kendari, selain itu juga akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya. (ATN)

Tags: Hilirisasi NikelIndustri Baterai
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.