• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi Rp15 Triliun, 3 Perusahaan Taiwan Garap Hilirisasi Nikel di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
October 27, 2023
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi Rp39 Triliun, BASF dan Eramet Segera Bangun Smelter Nikel di Maluku Utara

Pabrik peleburan (smelter) tambang. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Tiga perusahaan Taiwan mengucurkan dana investasi sebesar Rp15 triliun untuk membantu hilirisasi industri pertambangan termasuk nikel dan batu bara di Indonesia.

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei yang berada di bawah Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) investasi ini antara tiga perusahaan Taiwan dengan satu pelaku usaha Indonesia.

Kepala KDEI Taipei Iqbal Shofwan mengatakan investasi tersebut diperuntukkan bagi pembangunan smelter nikel, perikanan tangkap, serta perdagangan karbon.

RelatedPosts

AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test

“Investasi tiga perusahaan asal Taiwan ini sangat membantu hilirisasi industri berbagai komoditas, di antaranya adalah nikel, tembaga, timah, dan minerba (mineral dan batu bara) lainnya,” ujar Iqbal melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (26/10).

Selain itu, terdapat juga investasi sebagai dukungan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), yaitu di sektor tenaga listrik, tenaga surya, dan proyek energi terbarukan lainnya.

Iqbal berharap, MoU tersebut akan diikuti oleh investor lain asal Taiwan.

“Dengan penandatanganan MoU tersebut, perusahaan Taiwan akan hadir di IKN. Diharapkan hal ini diikuti ekspansi perusahaan asal Taiwan yang lain untuk berinvestasi di Indonesia,” kata Iqbal.

Sejak 2018, KDEI Taipei gencar memfasilitasi kerja sama antara pengusaha Taiwan dengan pengusaha di Indonesia. KDEI Taipei terus mencari perusahaan-perusahaan asal Taiwan yang ingin berinvestasi ke Indonesia yang tengah fokus membangun integrasi menjadi bagian penting dari rantai pasok dunia.

Iqbal mengungkapkan untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan teknologi tinggi dan investasi. (ANT)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Hilirisasi NikelKerjasama Indonesia-Taiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.