• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi Rp60 Triliun, Proyek Lotte Chemical di Indonesia Rampung 2025

by Redaksi Asiatoday
September 12, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp60 Triliun, Proyek Lotte Chemical di Indonesia Rampung 2025

Kawan industri Lotte Chemical Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Proyek yang dikerjakan oleh PT Lotte Chemical Indonesia dengan nilai investasi US$3,9 miliar atau Rp60 triliun dipastikan selesai pada 2025.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan hal itu saat melakukan peninjauan terhadap PT Lotte Chemical Indonesia di Kota Cilegon, Banten, Selasa (12/9/2023).

Menurut Jokowi, perkembangan Engineering Procurement and Construction (EPC) di pabrik Lotte seluas 110 hektare itu, hingga September 2023 telah mencapai 73 persen dari yang sebelumnya berada di angka 38 persen pada Februari 2023.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Investasi Rp60 Triliun, Proyek Lotte Chemical di Indonesia Rampung 2025 1
Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan area industri PT Lotte Chemical Indonesia (LCI), Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Selasa (12/09/2023). Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Lee Sang-Deok, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, dan Presiden Direktur PT Lotte Chemical Indonesia Yim Dong Hee. Foto: BPMI Setpres

“Proyek ini sudah dimulai sejak 2020 dan akan selesai pada Maret 2025. Progresnya sudah sangat bagus, sudah selesai 73 persen dan proyek ini juga menyangkut investasi yang sangat besar, kira-kira Rp60 triliun atau US$3,9 miliar,” kata Jokowi kepada wartawan.

Presiden Jokowi memastikan bahwa pada Maret 2025, PT Lotte Chemical akan melaksanakan komisioning atau kegiatan pengujian sehingga proyek tersebut bisa langsung berproduksi.

Jokowi mengungkapkan, akan ada 17 produk yang bisa dihasilkan oleh pabrik petrokimia tersebut, seperti polipropilena, butane, etilin, hingga benzena. Di sisi lain, dia juga mengatakan bahwa proyek besar tersebut sudah menyerap 13.000 tenaga kerja.

“Yang saya senang ini akan menjadi subtitusi impor 70 persen untuk lokal dan 30 persen untuk ekspor. Keduanya baik karena yang dipakai di dalam negeri itu menjadi subtitusi dari barang-barang impor petrokimia yang kita lakukan semuanya baik saya kira. Industri seperti ini yang kita butuhkan,” tuturnya.

Selain itu, untuk limbah yang dihasilkan, Jokowi menjelaskan akan digunakan untuk kebutuhan pembangkit listrik dari pabrik dengan kapasitas yang bisa didapat sebesar 50 megawatt.

“[Limbah] dipakai untuk pembangkit listrik kira-kira akan muncul langkah 50 megawatt karena total yang digunakan listrik di sini kira-kira 100 megawatt jadi separuh dari listrik di sini akan dihasilkan dari industri Lotte sendiri,” pungkas Jokowi.

Untuk diketahui, Lotte Chemical merupakan proyek di Cilegon, Banten dengan nilai investasi hingga Rp60 Triliun. Adapun, sampai Januari 2023, realisasi PT Lotte Chemical Indonesia mencapai US$1,58 miliar dan diperkirakan akan mencapai US$4 miliar pada 2045.

Sementara itu, Deputi Bidang Hilirisasi Investasi Strategis Kementerian Investasi/BKPM, Heldy Satrya Putera, menjelaskan bahwa dengan proyek ini diharapkan ada penguatan struktur industri petrokimia dalam negeri.

Dikatakan, jumlah tenaga kerja yang diserap pada saat konstruksi mencapai 13.000 orang dari dalam negeri dan 500 orang merupakan tenaga kerja asing, tetapi saat mulai produksi jumlah tenaga kerja diperkirakan mencapai 1.000 orang saja.

“Fokus hasil dari pabrik ini untuk subtitusi import nanti kita cukup banyak impor bahan kimia ini. Sebagian akan diekspor juga untuk memenuhi pasar dalam Negeri. Pangsa ekspornya kalau kami melihat dari rencana ada yang ke China ada yang ke kawasan Asia lainnya. Jadi sebanyak 70 persen adalah ekspor, nilai ekspor itu estimasi dalam satu tahun sekitar US$2 miliar,” tandas Heldy. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Lotte ChemicalPT Lotte Chemical Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.