• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi US$624 Juta, Toyota Bangun Industri Kendaraan Listrik di India

by Redaksi Asiatoday
May 9, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Toyota Motor Corporation Target 10,77 Juta Mobil Terjual Pada 2020

Toyota Motor Corporation. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Toyota Group akan menginvestasikan dana senilai 48 miliar rupee atau setara US$624 juta untuk memproduksi komponen kendaraan listrik di India, seiring dengan ambisi netral karbon perusahaan hingga 2050.

Untuk mewujudkan itu, Toyota Kirloskar Motor dan Toyota Kirloskar Auto Parts telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan negara bagian Karnataka senilai 41 miliar rupee. Dana investasi akan disediakan oleh Toyota Industries Engine India.

Langkah ini selaras dengan keinginan India menjadi hub manufaktur meskipun peralihan kepada kendaraan ramah lingkungan di Asia Selatan lebih lambat dibandingkan dengan China dan Amerika Serikat.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Adopsi kendaraan listrik lambat karena harga yang dibanderol per unit terhitung mahal, model yang terbatas, dan tidak memadainya fasilitas pengisian daya di India.

“Dari sudut pandang tenaga kerja langsung, kami mencari sekitar 3.500 pekerjaan baru,” ujar Wakil Kepala Toyota Kirloskar Vikram Gulati dalam sebuah wawancara seperti dilansir dari Bloomberg pada Minggu (8/5/2022).

Seiring dengan terbangunnya sistem rantai pasok, jumlah tenaga kerja yang bisa terserap akan semakin banyak.

Perusahaan layanan konsultasi di India, Crisil menyebutkan potensi pendapatan dari perusahaan otomotif India bisa mencapai US$20 miliar dari kendaraan listrik hingga tahun fiskal 2026.

BloombergNEF memprediksi pada 2040, sebanyak 53 persen penjualan mobil baru akan diisi oleh kendaraan listrik dan sebanyak 77 persen di China. (ATN)

Tags: Industri Kendaraan ListrikToyota
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.