• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investor Dubai Kucurkan Rp1,12 Triliun Bangun The Burj di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
September 8, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investor Dubai Kucurkan Rp1,12 Triliun   Bangun The Burj di Indonesia

ASIATODAY.ID, TANGERANG – Salah satu investor asal Dubai, Elegant Group melalui anak usahanya Arkco Land mengucurkan investasi Rp1,12 triliun untuk membangun The Burj, sebuah hunian apartemen strategis di Kawasan Alam Sutera di Tangerang Selatan.

Sales and Marketing Director Arkco Land Development R Edwin Sulanto mengatakan kawasan Alam Sutera dipandang prospektif karena lokasinya cukup strategis.

“Tangerang Selatan (Tangsel) itu kan dekat ke mana-mana ya. Di sini juga banyak kampus dan sekolah,” terang Edwin saat dihubungi, Minggu (8/9/2019).

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

Menurut Edwin, Alam Sutera, BSD, dan Summarecon adalah kawasan yang sedang bertumbuh. Nilai investasi di kawasan tersebut mencapai 13 hingga 14 persen setiap tahunnya.

Investor Dubai Kucurkan Rp1,12 Triliun Bangun The Burj di Indonesia 1
Apartemen The Burj di Alam Sutera. Ist

Apartemen The Burj memiliki target pasar kaum milenial ataupun orang tua yang memiliki anak milenial. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp500 juta hingga Rp2,5 miliar.

Saat ini, penjualan apartemen baru 10 persen dari total 570 unit di tower pertama yang ditawarkan. Beberapa pembeli antara lain kalangan orangtua, milenial, hingga ekspatriat yang bekerja di kawasan tersebut.

Skema pembayaran yang ditawarkan juga dinilai memudahkan, misalnya dengan down payment (DP) 10 persen dan bisa dicicil 12 hingga 48 kali.

“Skema pembayaran itu tentunya sudah kita hitung dari rata-rata penghasilan anak milenial yang baru bekerja beberapa tahun,” jelasnya.

Dengan kondisi ini, perusahaan juga optimistis bisa mencapai target penjualan sebesar Rp200 miliar hingga akhir 2019. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Investasi IndonesiaInvestasi PropertiInvestasi UEAThe BurjUEA
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.