• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Israel Bunuh 174 Jiwa Termasuk 47 Anak-Anak Palestina 

by Redaksi Asiatoday
May 17, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jokowi dan Sekjend PBB Serukan Invasi Israel ke Palestina Harus Dihentikan

Invasi Militer Israel terhadap warga Gaza, Palestina. Dok

ASIATODAY.ID, GAZA – Gempuran udara militer Israel ke Jalur Gaza pada Minggu (16/5/2021), telah menewaskan 26 warga Palestina termasuk 8 anak-anak. Serangan ini dibalas kelompok Hamas dengan peluncuran sejumlah roket ke wilayah Israel.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, tambahan kematian akibat serangan udara Israel menjadikan total korban tewas sejauh ini mencapai 174 orang termasuk 47 anak-anak.

Sementara di kubu Israel, tercatat ada 10 kematian dengan dua di antaranya adalah anak-anak.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Dikutip dari Mehr News Agency, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dijadwalkan bertemu pada hari Minggu ini untuk mendiskusikan situasi terkini di Timur Tengah.

Seorang utusan khusus Amerika Serikat (AS) sudah berada di Tel Aviv untuk membantu mendorong gencatan senjata.

Sementara itu di Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa operasi penyerangan ke Jalur Gaza akan terus berlanjut “selama mungkin” hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Kami masih menjalankan operasi ini. Hingga kini operasi belum berakhir, dan akan berlangsung selama mungkin hingga benar-benar usai,” kata Netanyahu.

Di Gaza, Hamas menegaskan bahwa semua kematian warga sipil di Gaza merupakan tanggung jawab Israel.

“Pembantaian oleh Israel di Jalur Gaza memperlihatkan ketidakberdayaan dan dilema musuh di hadapan perlawanan besar,” kata kepala Hamas Ismail Haniyeh.

Serangan udara Israel dan peluncuran roket Hamas dipicu ketegangan di Yerusalem Timur, termasuk mengenai rencana penggusuran rumah di wilayah Sheikh Jarrah dan penyerbuan pasukan Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Israel menduduki Yerusalem Timur dalam perang Arab-Israel di tahun 1967. Israel kemudian menganeksasi keseluruhan kota tersebut pada 1980, sebuah langkah yang tidak diakui komunitas internasional hingga saat ini. (ATN)

Tags: Al AqsaFreedom PalestinaPalestinaYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.