• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

IUCN Umumkan Kepunahan Spesies Paddlefish China dan Sturgeon Yangtze

by Redaksi Asiatoday
July 24, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
IUCN Umumkan Kepunahan Spesies Paddlefish China dan Sturgeon Yangtze

Spesies Paddlefish. Dok

ASIATODAY.ID, HONG KONG – Publik di China geger menyusul pengumuman International Union for Consevation of Nature (IUCN) yang menyatakan punahnya speies Paddlefish China dan Sturgeon Yangtze.

Hal itu menjadi trending di media sosial China yang mendesak lebih banyak perlindungan lingkungan pada Jumat (22/7/2022).

Daftar spesies terancam terbaru IUCN, yang diterbitkan di situs webnya pada hari Kamis, menunjukkan bahwa 100 persen dari 26 spesies sturgeon yang tersisa di dunia sekarang terancam punah, naik dari 85 persen pada 2009.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Penilaian didasarkan pada perhitungan baru yang menunjukkan penurunan mereka selama tiga generasi terakhir menjadi lebih curam dari yang diperkirakan sebelumnya,” kata kelompok konservasi itu, seraya menambahkan bahwa penilaian ulang juga mengkonfirmasi kepunahan Paddlefish China.

Baik Paddlefish China dan Sturgeon Yangtze adalah spesies umum di lembah sungai Yangzte yang telah terganggu oleh lalu lintas pelayaran yang padat, penangkapan ikan yang berlebihan, dan polusi air.

Topik itu adalah salah satu yang paling banyak dibahas di Weibo China, platform media sosial yang mirip dengan Twitter, pada hari Jumat.

“Populasi biologis yang hidup selama 150 juta tahun telah punah oleh peradaban modern? Saya ingin bertanya, Di mana peradaban kita?” kata salah satu pengguna bernama Snow Mountain.

Paddlefish China adalah salah satu spesies ikan air tawar terbesar di dunia dan bisa tumbuh hingga 7 meter panjangnya.

IUCN pertama kali mendeklarasikannya “sangat terancam punah” pada tahun 1996.

Sturgeon Yangzte, yang dapat tumbuh hingga 8 meter, sangat sensitif terhadap peningkatan kebisingan di sungai. Dagingnya dianggap sebagai makanan lezat di China dan juga dipancing sebagai sumber kaviar.

China telah memiliki program penangkaran untuk ikan sturgeon tetapi belum berhasil memeliharanya di alam liar.

China juga menerapkan larangan penangkapan ikan di beberapa bagian sungai Yangzte pada tahun 2021. (ATN)

Tags: Bencana EkologiIUCNKonservasi SungaiSpesies Langka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.