• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jepang Bantah Peralat IMF untuk Menekan Lebanon Demi Ekstradisi Ghosn

by Redaksi Asiatoday
June 3, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jepang Dukung Penuh ASEAN Atasi Pandemi Covid-19

Negara Jepang. Ist

ASIATODAY.ID, TOKYO – Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi membantah tuduhan bahwa Jepang memperalat Dana Moneter Internasional (IMF), guna menekan Lebanon supaya mengekstradisi mantan CEO Nissan, Carlos Ghosn.

Dia menegaskan bahwa Jepang tidak berupaya mengganggu kestabilan ekonomi Lebanon sekaligus menepis pernyataan perwakilan Nissan di Lebanon pada akhir pekan lalu.

Akhir tahun lalu, Ghosn melarikan diri ke Lebanon dari Jepang, setelah diduga melakukan penyimpangan keuangan saat masih menjabat sebagai CEO Nissan.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Ghosn mampu tetap di Lebanon yang merupakan negara asalnya, karena tidak memiliki perjanjian ekstradisi formal dengan Jepang.

Sakher Hachem, yang mewakili Nissan di Lebanon, baru-baru ini mengatakan bahwa pemerintah Lebanon harus mendeportasi Ghosn ke Jepang, jika mereka ingin menerima dana dari IMF.

“Dengan masuknya pengungsi Suriah, krisis ekonomi, dan penyebaran pandemi Covid-19 yang menghadapi Lebanon, serta mengingat situasi umum di Timur Tengah, kita harus menghindari situasi apa pun yang akan membuat Lebanon lebih tidak stabil,” ujar Motegi.

Melansir Al-Arabiya pada Selasa (2/6/2020), seorang sumber anonim di Lebanon senada dengan pernyataan Motegi. Dia menegaskan bahwa Jepang belum terlihat ingin ikut campur dalam potensi dana talangan IMF ke Lebanon.

“Tidak ada yang menunjukkan bahwa kehadiran Ghosn di Lebanon akan menyebabkan IMF menahan bantuan keuangan dari Lebanon,” ungkap sumber itu.

“Sampai sekarang, belum ada dari pihak Jepang tentang masalah ini,” tandas dia. (ATN)

Tags: Carlos GhosnIMFJepangLebanon
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.