• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Jepang Berbagi Pengalaman untuk Pengembangan Kawasan TOD di Jabodetabek

by Redaksi Asiatoday
March 3, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kolaborasi MRT Jakarta dan Korea dalam Alih Teknologi dan Mitigasi

MRT Jakarta. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Jepang berbagi pengalaman dalam perencanaan dan implementasi pengembangan Kawasan Berorientasi Transit (Transit Oriented Development/TOD) untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Hal itu berlangsung dalam mini seminar (study session) dengan tajuk “Joint TOD Study Session for Jakarta Metropolitan Region”, di Jakarta, Senin (27/2/2023).

Seminar itu digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang bersama Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Japan, dan Japan International Cooperation Agency (JICA).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Untuk diketahui, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang terus bekerjasama dalam sektor transportasi perkotaan di Jabodetabek melalui berbagai program, termasuk Program Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration (JUTPI) yang saat ini telah memasuki fase ketiganya dengan fokus pada studi penyelenggaraan TOD di Jabodetabek.

Pembahasan dalam study session dibuka dengan pemaparan oleh Japanese Experts tentang perencanaan dan implementasi TOD pada kawasan stasiun sub-urban di Jepang dan dilanjutkan dengan group discussion oleh instansi dan badan usaha terkait TOD mengenai tantangan dan upaya yang diperlukan dalam perencanaan dan implementasi TOD di Jabodetabek.

Tenaga Ahli JICA untuk JUTPI-3, Seiichiro Akimura mengatakan bahwa TOD merupakan tools untuk mencapai tujuan pengembangan kawasan berbasis sistem transportasi yang berkelanjutan.

Director of Urban Transport Planning MLIT Japan Kenya Nakanishi yang hadir secara virtual dalam kesempatan tersebut menyampaikan, “melalui seminar yang diselenggarakan dalam lingkup kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang ini diharapkan Pemerintah Kota/Kabupaten di Indonesia dapat mengambil lesson learned dalam proses perencanaan dan implementasi pengembangan TOD yang telah dilakukan di Jepang, seperti pada Stasiun Tama Center dan Area Stasiun Musashiurawa”.

Lebih lanjut Director Kenya Nakanishi menyampaikan bahwa merujuk pada pengalaman pengembangan TOD di Jepang, hal penting yang perlu diperhatikan adalah perlunya penyampaian informasi yang memadai kepada pihak pengembang TOD (swasta) dan masyarakat, seperti informasi tentang insentif dan dukungan yang akan diberikan oleh pemerintah dan manfaat kepada masyarakat terkait visi pengembangan kota yang berkelanjutan.

Sementara, Senior Representative JICA Indonesia Shigeo Honzu turut menyampaikan bahwa hasil study session ini akan sangat bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan pelaksanaan Program JUTPI-3 dalam mendukung studi penyelenggaraan TOD pada lokasi pilot project, dan selanjutnya JICA akan sangat terbuka untuk berkolaborasi dalam perencanaan pengembangan TOD di Indonesia.

Group discussion tersebut menghasilkan beberapa masukan mengenai tindak lanjut yang diperlukan dalam penyelenggaraan TOD di Jabodetabek, yakni penguatan koordinasi antar- stakeholder terkait, terutama untuk mengintegrasikan regulasi, dokumen perencanaan, serta peran antar instansi maupun dengan badan usaha dan masyarakat dalam penyelenggaraan TOD, peningkatan partisipasi masyarakat dan pihak swasta dalam penyelenggaraan TOD melalui kejelasan dan transparansi informasi mengenai rencana TOD yang akan dilaksanakan, peningkatan integrasi moda transportasi umum serta kemudahan aksesnya, serta penguatan dasar hukum dan peningkatan kapasitas instansi terkait dalam konsolidasi lahan dan pembiayaan penyelenggaraan TOD. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Jabodetabek Urban Transportation Policy IntegrationKerjasama Indonesia-Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.