• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Jepang dan Rusia Sepakati Kuota Penangkapan Ikan

by Redaksi Asiatoday
April 23, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jepang dan Rusia Sepakati Kuota Penangkapan Ikan

Aktivitas nelayan di Jepang. Dok

ASIATODAY.ID, TOKYO – Badan Perikanan Jepang pada Sabtu (23/4/2022) menyatakan, Jepang dan Rusia mencapai kesepakatan tentang kuota penangkapan ikan untuk menangkap salmon dan trout yang lahir di sungai Rusia.

Dengan putusnya hubungan Rusia-Jepang, nasib pembicaraan tahunan antara kedua pemerintah tahun ini membayangi mata pencaharian para nelayan Jepang di wilayah utara di sekitar pulau-pulau yang disengketakan.

Namun kedua negara menyepakati kuota Jepang sebesar 2.050 ton salmon dan trout dalam zona ekonomi eksklusifnya sendiri untuk tahun ini, tingkat yang sama seperti tahun lalu, dan bahwa Jepang akan membayar biaya ke Rusia antara 200 juta yen (US$ 1,56 juta) dan 300 juta yen, tergantung pada tangkapan sebenarnya, menurut badan perikanan Jepang.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Negosiasi penangkapan ikan tahunan dimulai bulan ini dengan ketegangan antara Tokyo dan Moskwa yang memanas.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina, Jepang memberlakukan serangkaian sanksi terhadap Moskwa, mengusir beberapa diplomat dan mengakhiri statusnya sebagai negara yang paling disukai Rusia.

Menanggapi sanksi Tokyo, Rusia menyebut tindakannya di Ukraina sebagai “operasi khusus”.

Moskwa kemudian menarik diri dari pembicaraan damai yang macet dengan Jepang dan membekukan proyek ekonomi bersama. (CNA)

Tags: Ikan SalmonJepangRusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.