• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Jepang Dilanda Topan Hagibis, Jutaan Warga Mengungsi

by Redaksi Asiatoday
October 12, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jepang Dilanda Topan Hagibis, Jutaan Warga Mengungsi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bencana Supertopan Hagibis yang bergerak menuju Tokyo menyebabkan hujan lebat dan angin kencang, aliran listrik ke ribuan rumah terputus. Akibat kejadian ini, beberapa otoritas lokal menyarankan warganya untuk segera melakukan evakuasi.

Kawasan Edogawa di Tokyo telah mengeluarkan peringatan evakuasi pada Sabtu (12/10/2019). Sekitar 214.000 kepala keluarga disarangkan untuk berlindung di sekolah-sekolah karena ancaman banjir dari Topan Hagibis.

“Sekitar 16.720 bangunan di seluruh Jepang, sebagian besar di wilayah pantai Pasifik telah kehilangan aliran listrik akibat badai,” kata Kementerian Ekonomi, Perdagangan Jepang dan Industri dalam sebuah pernyataan, dikutip melalui Bloomberg, Sabtu (10/12/2019).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Topan Hagibis diperkirakan akan mencapai daratan Jepang pada Sabtu malam. Menurut Badan Meteorologi Jepang, topan tersebut bergerak dengan kecepatan 152 kilometer per jam pada pukul 13:00 waktu setempat.

Kekuatan Hagibis telah menurun sejak Jumat (11/10/2019), ketika kecepatan angin mencapai 252 kilometer per jam. Intensitasnya telah diturunkan ke level 4 berdasarkan skala Saffir-Simpson yang digunakan di Amerika Serikat.

Badai ini telah menyebabkan lebih dari 1.000 pembatalan penerbangan, mengganggu layanan kereta api dan memaksa penutupan pabrik dan toko. Rak-rak di sejumlah pusat perbelanjaan menjadi kosong tidak bersisa karena penduduk mengumpulkan suplai makanan darurat dan air mineral.

Hagibis juga telah memaksa penyelenggara Piala Dunia Rugby untuk membatalkan dua pertandingan yang dijadwalkan Sabtu ini.

Laporan surat kabar Nikkei menyebutkan bahwa Honda Motor Co. menutup operasi pada empat pabrik dan sekitar 1.000 toko 7-Eleven di Tokyo dan sekitarnya telah ditutup.

Toyota Motor Corp, Nippon Steel Corp dan Sapporo Holdings Ltd. juga menghentikan sementara operasi di beberapa pabrik, sementara operator Tokyo Disney Resort Oriental Land Co mengatakan dua taman hiburannya akan ditutup pada Sabtu hingga Minggu (13/10). (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Climate ChangeClimate EmergencyJepangTopan FaxaiTopan HagibisTopan Tapah
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.