• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Jepang Mulai Buka Akses bagi Pelancong Bisnis dan Pelajar Asing

by Redaksi Asiatoday
October 4, 2020
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jepang Perpanjang Masa Darurat Covid-19

Mobilitas sosial di Jepang. Ist

ASIATODAY.ID, TOKYO – Jepang mulai  membuka kembali akses bagi warga negara asing yang memiliki izin tinggal jangka panjang atau mereka dengan perjalanan bisnis jangka pendek sejak Kamis (1/10/2020).

Bertepatan dengan akan dimulainya tahun ajaran baru universitas, pelajar asing pun diizinkan untuk masuk ke Jepang, termasuk pendatang yang akan tinggal selama tiga bulan untuk kegiatan budaya, medis atau atlet.

Dikutip dari Travel and Leisure, Minggu (4/10/2020), para pelancong bisnis yang datang dengan rencana perjalanan kurang dari tiga bulan juga diizinkan masuk.

RelatedPosts

Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers

Jakarta Targets China’s Premium Travelers in Global Tourism Push

TransNusa Adds Jakarta–Bangkok Route

Kendati demikian mereka yang akan masuk ke Jepang harus dijamin oleh organisasi, perusahaan atau sekolah masing-masing dan dinyatakan bebas Covid-19. Sekitar 1.000 izin masuk akan diberikan setiap hari.

Pemerintah setempat pun akan segera meluncurkan website untuk pelancong bisa melakukan pemesanan tes polymerase coronavirus atau PCR dalam waktu 72 jam sebelum terbang. Situs tersebut, TeCOT, khususnya menargetkan bagi pelancong bisnis dan peserta olimpiade.

Jepang mencatat jumlah kasus Covid-19 sebanyak lebih dari 82 ribu kasus dengan jumlah kematian 1.500 kasus. Kondisi tersebut membuat Jepang telah melonggarkan pembatasan untuk pelancong bisnis dari Singapura dan rencananya segera menyusul untuk negara Asia Tenggara lainnya.

Namun bagi pelancong yang ingin melihat musim gugur di Jepang harus menunggu sampai tahun depan. (ATN)

Tags: Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.