• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

JICA Kucurkan 5,5 Miliar Yen Dukung Pengembangan 5 Sentra Perikanan di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
April 8, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kembangkan Natuna, Jepang Bidik Investasi Multi Sektor

Kepulauan Natuna. Foto : diodwi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah mempercepat penyelesaian pembangunan lima Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) di Sabang, Natuna, Morotai, Moa, dan Saumlaki.

Program ini merupakan hasil kerjasama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) dari dana hibah Pemerintah Jepang sebesar 5,5 miliar Yen.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan karena pandemi covid-19, terjadi keterlambatan pembangunan lima SKPT di pulau terluar. Sehingga percepatan pembangunan harus dilakukan guna mendukung peningkatan produktivitas subsektor perikanan tangkap.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Di 2020 dan 2021 ada keterlambatan karena harus ada approval dari JICA dan JICA consultant tidak bisa datang ke sini,” kata Trenggono dalam keterangannya saat bertemu Chief Representative JICA Indonesia Shigenori Ogawa di Gedung KKP, Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Dalam mempercepat penyelesaian pembangunan lima SKPT ini, KKP merancang skema pelaksanaan tender guna mendapatkan penyedia jasa konstruksi. Pekerjaan yang direncanakan adalah pembangunan pelabuhan perikanan dan pasar ikan.

“Akhir Juli atau awal Agustus sudah bisa mulai konstruksi fisiknya,” tambah Direktur Kepelabuhan Ditjen Perikanan Tangkap KKP Tri Aris Wibowo.

Sementara itu, Chief Representative JICA Indonesia Shigenori Ogawa mengaku siap mendukung percepatan penyelesaian pembangunan.

Rencananya, proyek strategis ini akan menjadi pembahasan dalam pertemuan pemimpin kedua negara pada rangkaian kegiatan puncak G20 menjelang akhir tahun nanti.

“Kami mengharapkan proses konstruksi bisa dimulai Agustus. Proyek ini merupakan proyek yang strategis dan simbolis antara dua negara, jadi kemungkinan di pertemuan G20 akan dibahas juga,” terang Ogawa.

Selain membahas pembangunan SKPT, dalam pertemuan tersebut dibahas pula potensi kerja sama lainnya di masa yang akan datang, seperti pembangunan dermaga kapal pengawas, pelatihan awak untuk peningkatan kualitas pengawasan, serta pembangunan pelabuhan perikanan di zona-zona penangkapan ikan terukur. (ATN)

Tags: Industri PerikananJICAKerjasama Indonesia-Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.