• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Juara Dunia MotoGP, Joan Mir Ukir Sejarah Bagi Suzuki

by Redaksi Asiatoday
November 16, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Juara Dunia MotoGP, Joan Mir Ukir Sejarah Bagi Suzuki

Joan Mir. Foto: AFP

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pembalap tim Suzuki Ecstar Joan Mir sukses merengkuh gelar juara dunia MotoGP pertamanya.

Pria berusia 23 tahun itu mengunci titel kelas premier setelah finish di peringkat tujuh di Grand Prix Valencia, yang dimenangi Franco Morbidelli, Minggu (15/11/2020).

Gelar juara dunia Mir menjadi sejarah bagi Suzuki setelah 20 tahun tak pernah lagi merengkuh prestasi tertinggi di ajang balapan itu.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Mir merayakan prestasi di tahun kedua dalam kelas premier, dengan membuat asap dari ban belakang motornya.

“Saya telah berjuang untuk ini selama hidup saya. Rasanya sungguh campur aduk, antara ingin menangis dan tertawa,” kata Mir.

Prestasi ini merupakan gelar juara dunia MotoGP pertama yang dimenangi pembalap Suzuki sejak 2000. Musim yang dibayangi krisis kesehatan global akibat covid-19, tidak menyurutkan semagat Mir.

Kegigihan itu membuatnya layak sebagai juara dunia. Kemenangan Mir tersebut menjadi model konsistensi lewat tiga kali finis runner-up dan tiga kali peringkat tiga, sebelum satu kemenangan dari 13 balapan yang telah digelar.

Pria kelahiran Palma itu mengendarai motor pertamanya di trek dekat rumahnya pada di usia enam tahun. Tentunya, Mir berada di bawah pengawasan ayahnya saat itu. Beberapa tahun berlalu, gelar juara dunia menghampirinya.

“Ini adalah momen yang sangat indah dan saya sangat bahagia,” pungkas Mir.

Mir tiba di Grand Prix Valencia dengan keunggulan 37 poin. Artinya, dia hanya perlu finis podium di balapan penultima untuk mengamankan gelar. Pun, finis peringkat empat cukup baginya, jika Alex Rins dan Fabio Quartararo tidak menang. (ATN)

Tags: MotoGPMotoGP 2020
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.