• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Kalla Group Gandeng Perusahaan Korea Kembangkan Industri Baterai di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 21, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kalla Group Gandeng Perusahaan Korea Kembangkan Industri Baterai di Indonesia

Master plan smelter PT Bumi Mineral Sulawesi (Kalla Group) di Luwu Industrial Park. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kalla Group melalui PT Bumi Mineral Sulawesi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pohang Iron and Steel Company (Posco) pada Selasa (21/12/2021) untuk mengembangkan industri baterai kendaraan listrik.

Direktur Utama PT Bumi Mineral Sulawesi Afifuddin Suhaeli Kalla mengatakan, kplaborasi dengan Posco ini merupakan langkah maju perusahaan, sekaligus menegaskan kesiapan Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam industri baterai global.

“Posco adalah salah satu perusahaan penting di Korea Selatan dan bakal menggairahkan iklim investasi di Indonesia,” kata Afifuddin melalui keterangan resmi, Selasa (21/12/2021).

RelatedPosts

Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining

AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Dalam kesepakatan itu, nantinya Posco akan menjadi offtaker seluruh produk dari nickel sulphate yang dihasilkan Smelter PT Bumi Mineral Sulawesi di Luwu Industrial Park.

Smelter Kalla Group tersebut berdiri di lokasi strategis di kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yang dekat dengan sumber-sumber mineral berupa bijih nikel.

Kalla Group juga telah melakukan investasi pabrik pengolahan nikel berupa smelter dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp7 triliun lebih.

Harapannya, melalui kerjasama tersebut bakal mendukung langkah penghiliran mineral, khususnya nikel sebagai bahan baku baterai.

Selain itu, Bumi Mineral Sulawesi dan Posco juga sepakat untuk menjajaki kerja sama pembangunan smelter bersama pabrik precursor dan katoda di Luwu Industrial Park.

Posco adalah sebuah produsen baja yang berkantor pusat di Pohang, Korea Selatan. Perusahaan ini berhasil memproduksi 42 juta ton baja mentah pada tahun 2015 sehingga menjadikannya produsen baja terbesar keempat di dunia.

Pada 2010, Posco merupakan produsen baja dengan nilai pasar terbesar di dunia. (ATN)

Tags: Hilirisasi NikelIndustri BateraiKalla GroupKerjasama Indonesia-Korea SelatanPohang Iron and Steel Company
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.