• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kamboja Nyatakan Bebas dari Covid-19

by Redaksi Asiatoday
May 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kamboja Nyatakan Bebas dari Covid-19

Negeri Kamboja. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA –  Kementerian Kesehatan Kamboja menyatakan negeri itu telah bebas dari coronavirus (Covid-19).

Pasien terakhir virus corona di Kamboja telah pulih dan meninggalkan rumah sakit, pada Sabtu (16/5/2020).

Tidak ada pelonggaran pembatasan terkait dengan virus – termasuk penutupan sekolah dan pemeriksaan masuk dan karantina perbatasan – yang dimasukkan dalam pernyataan Kementerian Kesehatan.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Kamboja telah melaporkan 122 kasus virus yang menyebabkan Covid-19 dan tidak ada kematian akibat penyakit ini sejak muncul di Wuhan, China dan mulai menyebar ke seluruh dunia, menginfeksi lebih dari 4,5 juta dan membunuh sekitar 300.000 sejak Januari.

Seorang wanita berusia 36 tahun dari provinsi barat laut Kamboja, Banteay Meanchey dibebaskan dari Rumah Sakit Persahabatan Khmer Soviet di ibu kota, Phnom Penh, dan disajikan kepada media dalam siaran langsung pada hari Sabtu, menyatakan terima kasih kepada otoritas kesehatan.

Kasus baru terakhir yang dilaporkan di Kamboja adalah pada 12 April.

Sebanyak 14.684 tes telah dilakukan sejak Januari, kata kementerian itu.

Menteri Kesehatan Mam Bunheng mendesak orang untuk tetap waspada dan mengambil tindakan pencegahan seperti tidak berkumpul dalam kelompok besar.

“Kami pikir sebagian besar kasus, umumnya, diimpor, jadi kami harus berhati-hati dengan semua pos pemeriksaan di perbatasan, di bandara, di pelabuhan, di pos pemeriksaan tanah,” kata Mam Bunheng melansir Reuters.

“Orang-orang yang bepergian dari luar negeri harus memiliki sertifikat yang mengonfirmasi bahwa mereka tidak memiliki Covid-19. Hanya dengan itu kami mengizinkan mereka masuk, dan begitu mereka masuk, mereka akan dikarantina selama 14 hari lagi, “katanya.

Kamboja juga berterima kasih atas semua bantuan yang diterima dari negara-negara ASEAN dan China, yang membantu negara itu dalam perang melawan penyakit itu sejak Januari.

Pada hari Jumat, delegasi dari negara-negara ASEAN bertukar pandangan tentang kerja sama pertahanan regional dalam berurusan dengan Covid-19.

Termasuk berbagi pengalaman pasukan pertahanan dalam pencegahan epidemi serta arah kerja sama masa depan untuk respon penyakit, kata kementerian Vietnam dalam siaran pers. (ATN)

Tags: Corona AsiaCoronavirusCOVID-19Kamboja
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.