• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

Kampung Lawang Seketeng Dirancang Jadi Kawasan Wisata Heritage

by Redaksi Asiatoday
October 27, 2019
in CULTURE
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kampung Lawang Seketeng Dirancang Jadi Kawasan Wisata Heritage

ASIATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur tengah merancang Kampung Lawang Seketeng yang berada di Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng Surabaya, sebagai salah satu destinasi wisata heritage.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan grand design untuk penataan kawasan itu.

“Saat ini proses penataan sedang dipersiapkan,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Minggu (27/10/2019).

RelatedPosts

Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs

US Returns Ancient Indonesian Buddhist Statues After Decades, Marking Historic Cultural Repatriation

Indonesia and India Join Forces to Preserve UNESCO World Heritage Prambanan Temple

Menurut Eri, banyak bukti-bukti otentik sejarah yang ditemukan di kawasan tersebut yang nantinya bakal dikoneksikan satu sama lain. Salah satu yang bisa dikoneksikan paket wisatanya adalah dengan makam syekh, dan makam Mbah Pitono.

“Banyak masyarakat yang belum mengetahui asal-usul makam Mbah Pitono yang berada di tengah perkampungan itu. Diperkirakan, Mbah Pitono dahulu merupakan salah satu guru ngajinya Presiden Soekarno dan Bung Tomo (Pahlawan Kemerdekaan),” jelasnya.

Tak hanya itu, di kampung tersebut juga terdapat rumah tinggal Presiden Soekarno serta meja bundar yang diduga pernah digunakan Bung Tomo.

Ada juga sumur tua dan Musholla kuno yang menyimpan banyak benda sejarah, seperti tombak, Al-Qur’an bertuliskan tangan, ilmu falaq, hingga waktu shalat zaman dahulu.

Sebagai pendukung tempat wisata, bangunan rumah-rumah lawas di Kampung Lawang Seketeng ini pun masih terawat hingga sekarang.

“Untuk itu kami akan siapkan wisata yang berkesan vintage rumah-rumah kuno itu dengan objek-objek sejarah, tapi penataan tidak menghilangkan estetika dari kampung lawas itu sendiri,” imbuhnya.

Rencananya Kampung Wisata Heritage di Kelurahan Peneleh ini bakal diresmikan bertepatan pada Hari Pahlawan 10 November 2019. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: SurabayaSurabaya Cross Culture 2019Wisata Heritage
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.