• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kasus ABK WNI Tewas di dalam Freezer Kapal China, 3 Orang Diringkus

by Redaksi Asiatoday
July 21, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tewas Disiksa di Kapal China, Mayat ABK Indonesia Disimpan di Dalam Freezer

Evakuasi jenazah korban dari Kapal Ikan China Lu Huang Yuan Yu 117. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Markas Besar (Mabes) Polri menangkap tiga tersangka baru dalam kasus Anak Buah Kapal (ABK) WNI yang ditemukan tewas di dalam mesin pendingin (freezer) di kapal berbendera China, Lu Huang Yuan Yu 118 beberapa waktu lalu.

“Tim satgas Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah menangkap tiga tersangka terkait perkara penemuan jenazah di freezer kapal Lu Huang Yuan Yu 118,” terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/7).

Awi mengungkapkan, tiga tersangka itu merupakan petinggi di sejumlah perusahaan. Namun Awi belum menjelaskan secara rinci peranan perusahaan atau para tersangka dalam kasus ini. 

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Ketiga orang itu diringkus di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yakni Direktur Utama PT Singgar Marin Internasional inisial HA, Komisaris PT Mandiri Jaya Makmur inisial TA, dan Direktur Utama PT Mandiri Jaya Makmur inisial TS.

“Tiga tersangka dibawa ke Polres Tegal untuk dilakukan pemeriksaan penyidik Polda Kepri,” jelasnya.

Selain ketiga tersangka, kepolisian juga masih menyelidiki keberadaan MU selaku sponsor PT Manunggal Tunggal Bahari dan Direktur PT Novarica Agatha Mandiri inisial LK.

Sebelumnya, Polri telah menetapkan tersangka seorang warga negara China karena terlibat dalam dugaan penganiayaan hingga tewasnya seorang ABK di kapal tersebut.

Penetapan itu merupakan hasil pengembangan dari penangkapan Kapal Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118 berbendera China pada Rabu (8/7) lalu. (ATN)

Tags: ABK IndonesiaKapal ChinaMabes PolriPerbudakan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.