• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Keamanan Internasional Terancam, Rusia Kecam Tindakan Amerika

by Redaksi Asiatoday
January 4, 2020
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Keamanan Internasional Terancam, Rusia Kecam Tindakan Amerika

ASIATODAY.ID, MOSKOW – Kementerian Pertahanan Rusia mengecam serangan udara Amerika Serikat (AS) di Baghdad yang menewaskan jenderal Iran, Qassem Soleimani. Moskow berpendapat komandan pasukan elite Teheran itu telah memainkan peran penting dalam memerangi teroris di Suriah dan Irak.

Jenderal Soleimani adalah komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran. Dia tewas bersama enam orang lainnya, termasuk komandan misili Syiah Irak, dalam serangan Amerika di Bandara Internasional Baghdad, Irak, Jumat dini hari.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kematian komandan Pasukan Quds itu akan membahayakan keamanan internasional. Menurut kementerian tersebut, serangan atas perintah Presiden Donald Trump kemarin merupakan tindakan picik yang akan mengarah pada eskalasi ketegangan di Timur Tengah.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Kementerian Luar Negeri Rusia juga menyampaikan peringatan serupa atas tindakan Washington.

“Langkah Washington penuh dengan konsekuensi besar bagi perdamaian dan stabilitas regional,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, melansir Washington Examiner, Sabtu (04/01/2020).

“Kami dipandu oleh premis bahwa tindakan seperti itu tidak kondusif untuk menemukan solusi untuk masalah kompleks yang telah menumpuk di Timur Tengah. Sebaliknya, itu mengarah pada babak baru peningkatan ketegangan di kawasan tersebut,” lanjut pernyataan itu.

Soleimani memiliki hubungan pribadi dengan Moskow. Dia pernah melakukan perjalanan berulang kali ke Rusia, yang merupakan pelanggaran larangan perjalanan PBB yang diberlakukan pada 2007 sebagai bagian dari paket sanksi yang menargetkan program nuklir rezim Teheran.

IRGC Iran selama ini berkoordinasi dengan Rusia untuk membantu menopang Presiden Arab Suriah Bashar al-Assad yang nyaris digulingkan kelompok oposisi dan pemberontak bersenjata dalam perang saudara. Berkat bantuan Moskow dan Teheran, rezim Assad telah memenangkan perang sipil.

“Ini mungkin puncak dari sinisme,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, Jumat, dalam sebuah pernyataan untuk mengomentari serangan AS.

“Washington tidak meminta persetujuan Dewan Keamanan (PBB), yang berarti tidak tertarik pada tanggapan dunia (dan tertarik untuk mengubah keseimbangan kekuasaan di wilayah tersebut,” lanjut Zakharova.

Kematian Soleimani Demi Hentikan Perang

Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan, Amerika Serikat membunuh jenderal Iran Qassem Soleimani demi “menghentikan perang, bukan memulainya.” Ia menyebut “kekuasaan teror” Soleimani telah berakhir usai serangan udara AS dilancarkan di area bandara Baghdad, Irak, Jumat 3 Januari.

Soleimani memimpin operasi Iran di Timur Tengah sebagai kepala dari Pasukan Quds. Iran bertekad melakukan “balas dendam” terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kematian Soleimani.

Kematian Soleimani menandai eskalasi besar dalam ketegangan antara AS dan Iran. AS mengaku telah mengirim tambahan 3.000 personel militer ke Timur Tengah sebagai langkah antisipasi.

Saluran televisi Irak mengatakan ada serangan udara lanjutan yang dilancarkan AS, 24 jam usai kematian Soleimani. Namun hingga saat ini, AS belum berkomentar mengenai laporan tersebut.

Seorang sumber dari militer Irak mengatakan enam orang tewas dalam serangan udara terbaru AS. Serangan itu disebut-sebut mengenai sebuah konvoi milisi Irak hari ini, Sabtu 4 Januari 2020.

Berbicara dalam sebuah konferensi pers di resor Mar-a-Lago di Florida, Trump mengatakan bahwa “militer AS telah mengeksekusi serangan akurat yang menewaskan teroris nomor satu dunia, Qassem Soleimani.”

“Soleimani telah merencanakan serangan jahat terhadap diplomat dan personel militer Amerika. Tapi kami mengetahui hal tersebut dan menghentikannya,” lanjut Trump, dilansir dari BBC.

Sebelumnya, Pemimpin Agung Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei mengatakan bahwa kepergian Soleimani tidak menyurutkan tekad perjuangan Iran. “Balas dendam akan dilakukan terhadap para kriminal,” tegas Ali Khamenei.

Parlemen Irak berencana menggelar rapat darurat mengenai kematian Soleimani. Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi menilai serangan udara AS di Baghdad yang menewaskan Soleimani sebagai bentuk “pelanggaran terhadap kedaulatan Irak.”

Abu Mahdi al-Muhandis juga tewas dalam serangan udara AS di bandara Baghdad. Ia adalah pemimpin dari grup milisi Irak Kataeb Hezbollah yang didukung Iran.

Washington mengaku menyerang Kataeb Hezbollah sebagai balasan atas kematian seorang kontraktor asal AS di Irak pada Jumat 27 Desember. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Amerika SerikatIranIran NewsKonflik Iran-AmerikaRusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.