• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Kehidupan Malam di Thailand Kembali Bergeliat

by Redaksi Asiatoday
May 20, 2022
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kehidupan Malam di Thailand Kembali Bergeliat 1

Para wisatawan saat menikmati kehidupan malam di Kota Bangkok, Thailand. Dok

ASIATODAY.ID, BANGKOK – Kehidupan malam di Thailand Kembali bergeliat menyusul rencana pemerintah mencabut pembatasan Covid-19.

“Pemerintah akan segera mengizinkan kelab malam, bar, dan karaoke untuk melanjutkan jam reguler mulai Juni,” kata seorang pejabat senior pada Jumat (20/5/2022).

Pembatasan terkait kehidupan malam adalah yang tersisa di negara, dengan kasus infeksi harian yang jumlahnya terus menurun.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Kehidupan malam Thailand adalah daya tarik utama bagi wisatawan, tetapi sebagian besar tempat hiburan telah ditutup atau menghadapi jam malam yang ketat sejak pandemi dimulai dan pembatasan, dengan beberapa bar terpaksa diubah menjadi restoran untuk tetap berbisnis.

Pemerintah Thailand berharap pelonggaran pembatasan terbaru akan membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata negara Asia Tenggara yang babak belur.

Sektor pariwisata merupakan mesin pertumbuhan utama yang menyumbang sekitar 12 persen dari ekonomi sebelum pandemi. Thailand menargetkan 5 hingga 15 juta kedatangan tahun ini.

“Tempat hiburan, pub, panti pijat dan lainnya dapat dibuka hingga tengah malam setelah Juni,” kata Taweesin Visanuyothin, juru bicara gugus tugas Covid-19 pemerintah, dalam konferensi pers, dikutip CNA.

“Bisnis ini harus mengambil pendekatan pencegahan universal. Staf harus menerima dosis booster dan melakukan tes antigen setiap tujuh hari,” tambah Taweesin.

Mulai 1 Juni, Thailand juga akan mencabut persyaratan bagi traveler yang tidak divaksinasi untuk dikarantina.

“Mereka harus mengikuti tes pada saat kedatangan atau menunjukkan tes Covid-19 negatif sebelum keberangkatan,” katanya.

Dari Januari hingga pertengahan Mei, Thailand menerima 1,01 juta kedatangan. Ada 427.000 turis sepanjang tahun lalu.

Thailand mulai bulan Mei menghapus persyaratan bagi pendatang yang sudah divaksinasi untuk menjalani tes dan karantina singkat pada saat kedatangan. Hal itu merupakan langkah terbaru untuk menghidupkan kembali industri pariwisatanya yang babak belur.

Pengunjung didorong untuk melakukan self-test antigen selama mereka tinggal, alih-alih skema “Test & Go” saat ini, di mana mereka harus diisolasi di hotel sambil menunggu hasil tes pada saat kedatangan.

Langkah baru ini mengikuti penghapusan persyaratan tes pra-keberangkatan bulan lalu.

“Penyesuaian langkah-langkah ini akan berdampak untuk menarik penerimaan pariwisata,” Taweesin Visanuyothin, juru bicara gugus tugas Covid-19.

Pariwisata adalah pendorong penting ekonomi di Thailand, salah satu tujuan liburan paling populer di Asia, mewakili sekitar 12 persen dari produk domestik bruto sebelum pandemi, ketika jumlah pengunjung mencapai rekor tertinggi.

Meskipun Thailand melihat peningkatan dalam pariwisata, jumlahnya masih turun tajam dari level itu, dengan 210.800 kedatangan pada Maret, naik dari 6.700 pada periode yang sama tahun lalu, tetapi jauh di bawah rata-rata bulanan 3,3 juta pada 2019. (ATN)

Tags: Asean TravelAsia TourismThailand
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.