• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kemhan Lithuania Boikot Ponsel Xiaomi dan Huawei

by Redaksi Asiatoday
September 23, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kemhan Lithuania Boikot Ponsel Xiaomi dan Huawei

Negeri Lithuania. Dok

ASIATODAY.ID, VILNIUS – Kementerian Pertahanan Lithuania telah menganjurkan boikot ponsel Xiaomi dan Huawei dan menyerukan kepada calon konsumen tidak membeli ponsel buatan China yang baru.

Sebagaimana dilaporkan BBC, Rabu (22/9/2021), seruan diberikan setelah satu laporan oleh Pusat Keamanan Siber Nasional Lithuania menguji ponsel 5G dari pabrikan China. Peneliti mengidentifikasi satu ponsel Xiaomi memiliki alat sensor bawaan, sementara model Huawei lainnya rentan terhadap serangan siber.

Sebaliknya, Huawei menyatakan tidak ada data pengguna yang dikirim secara eksternal.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

“Rekomendasi kami adalah untuk tidak membeli ponsel China baru, dan menyingkirkan yang sudah dibeli secepat mungkin,” kata Wakil Menteri Pertahanan Margiris Abukevicius.

“Ponsel unggulan Xiaomi Mi 10T 5G ditemukan memiliki perangkat lunak yang dapat mendeteksi dan menyensor istilah termasuk ‘Bebaskan Tibet’, ‘Hidup kemerdekaan Taiwan’ atau ‘gerakan demokrasi’,” kata laporan itu.

Penelitian juga menemukan perangkat Xiaomi mentransfer data penggunaan telepon terenkripsi ke peladen di Singapura.

“Ini penting tidak hanya untuk Lithuania tetapi untuk semua negara yang menggunakan peralatan Xiaomi,” kata Pusat Keamanan.

Pembuat smartphone Xiaomi telah melonjak popularitasnya dengan model yang terjangkau, melihat peningkatan pendapatan sebesar 64% pada kuartal kedua dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, laporan itu juga menyoroti cacat pada ponsel Huawei P40 5G, yang menempatkan pengguna pada risiko pelanggaran keamanan siber.

“Toko aplikasi resmi Huawei, AppGallery, mengarahkan pengguna ke toko elektronik pihak ketiga di mana beberapa aplikasi telah dinilai oleh program anti-virus sebagai berbahaya atau terinfeksi virus,” demikian pernyataan bersama Kementerian Pertahanan Lithuania dan Pusat Keamanan Siber Nasional Lithuania.

Kepada BBC, seorang juru bicara Huawei mengatakan perusahaan mematuhi undang-undang dan peraturan negara tempat ia beroperasi, dan memprioritaskan keamanan siber dan privasi.

“Data tidak pernah diproses di luar perangkat Huawei. AppGallery hanya mengumpulkan dan memproses data yang diperlukan untuk memungkinkan pelanggannya mencari, menginstal, dan mengelola aplikasi pihak ketiga, dengan cara yang sama seperti toko aplikasi lainnya,” dalihnya.

Huawei juga melakukan pemeriksaan keamanan untuk memastikan pengguna hanya mengunduh “aplikasi yang aman”.

Model 5G lebih lanjut oleh OnePlus juga diperiksa oleh tim, tetapi ternyata tidak ada masalah. Laporan itu muncul saat ketegangan antara Lithuania dan China meningkat.

Bulan lalu, China menuntut agar Lithuania memanggil pulang duta besarnya dari Beijing dan menyatakan akan menarik utusannya dari Vilnius. Perselisihan dimulai ketika Taiwan mengumumkan misinya di Lithuania akan disebut Kantor Perwakilan Taiwan. (ATN)

Tags: HuaweiLithuaniaXiaomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.