• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kerusuhan Sepak Bola Indonesia, Korban Jiwa Bertambah Jadi 153 Orang

by Redaksi Asiatoday
October 2, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kerusuhan Sepak Bola di Indonesia, 127 Orang Tewas

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh hingga Minggu (2/10/2022) pagi, korban tewas dalam kerusuhan sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam telah mencapai 153 orang.

Komnas HAM menyampaikan duka yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam kerusuhan usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.

“Saya sebagai salah satu penggila bola ikut berduka atas jatuhnya korban di Stadion Kanjuruhan, Malang. Sampai pagi ini informasinya sudah 153 orang yang meninggal dunia,” kata Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, Minggu (2/10/2022).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Meski demikian, Beka menyampaikan, jumlah korban jiwa tersebut perlu dikonfirmasi ulang dan menunggu penjelasan resmi dari aparat.

Beka menekankan, tragedi Kanjuruhan harus diusut tuntas. Tak hanya soal pelaksanaan pertandingan, aspek pengamanan sampai aspek-aspek teknis lainnya juga harus diusut tuntas.

“Komnas HAM sedang mempertimbangkan untuk mengirim tim investigasi ke sana,” katanya.

Menurut dia, seharusnya ada kekhususan peraturan dalam stadion dan pertandingan sepak bola yang harus dipatuhi bersama untuk meminimalisir risiko yang muncul. Tidak hanya oleh para pemain, official, tetapi juga aparat keamanan.

Polda Jawa Timur sebelumnya menyebut sebanyak 127 orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022), mengatakan dari 127 orang yang meninggal dunia tersebut, dua di antaranya merupakan anggota Polri. (ATN)

Tags: Asean SportBola
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.