• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kolaborasi Strategis Indonesia-Afrika Hasilkan Rp11,7 Triliun

by Redaksi Asiatoday
August 21, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kolaborasi Strategis Indonesia-Afrika Hasilkan Rp11,7 Triliun

Kerjasama Indonesia dan Afrika. ist

ASIATODAY.ID, BALI – Forum Dialog Infrastruktur Indonesia-Afrika (IAID) yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, pada 20-21 Agustus 2019 melahirkan 11 kesepakatan bisnis senilai USD822 juta atau sekitar Rp11,7 triliun.

Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, nilai kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa keinginan Indonesia untuk mendekatkan diri dengan Afrika bukan sekadar pernyataan politik, tetapi diikuti oleh berbagai kerja sama konkret.

“Ini betul-betul diikuti oleh hal-hal yang sifatnya konkret, diikuti oleh satu kesatuan Indonesia Incorporated yang terdiri atas pemerintah, kementerian sektoral, BUMN, dan perusahaan swasta,” kata Menlu Retno di sela-sela kegiatan IAID di Nusa Dua, Bali, Selasa (20/8/2019).

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Penyelenggaraan IAID 2019, yang merupakan kelanjutan dari Forum Indonesia-Afrika (IAF) 2018, adalah upaya Indonesia untuk menerjemahkan semangat solidaritas politik negara-negara Afrika melawan kolonialisme dalam Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada 1955, menjadi berbagai kerja sama ekonomi yang konkret dan dapat mendukung kesejahteraan rakyat.

Dalam penyelenggaraan IAF 2018, Indonesia dan negara-negara Afrika menyepakati kesepakatan bisnis senilai 586,56 juta dolar AS.

“Selama setahun terakhir sejak IAF, kita telah membuat kemajuan pesat. Pendekatan antar pemerintah maupun antara kalangan bisnis Indonesia dan Afrika terus meningkat,” ujar Menlu.

Berkembangnya kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Afrika ditunjukkan melalui sejumlah kesepakatan bisnis yang berhasil disepakati tahun ini, terutama di bidang keuangan, infrastruktur, energi dan farmasi.

Proyek-proyek infrastruktur mendominasi kesepakatan bisnis yang dihasilkan selama IAID 2019, antara lain proyek pembangunan La Tour de Goree Tower senilai 250 juta dolar AS di Dakar, Senegal; proyek konstruksi perumahan senilai 200 juta dolar AS di Songon, Pantai Gading; serta proyek pembangunan terminal cairan curah (bulk liquid terminal) senilai 190 juta dolar AS di Zanzibar (Tanzania).

Ketiga proyek tersebut digarap oleh PT Wijaya Karya (WIKA) dengan bantuan pembiayaan dari Indonesia Eximbank.

Selain itu, tercatat pula kerja sama bidang farmasi senilai 1,5 juta dolar AS oleh Dexa Group (Indonesia) dengan Bahari Pharmacy (Tanzania); kerja sama pengembangan produksi minyak daun cengkeh senilai 2,5 juta dolar AS oleh PT Indesso Aroma (Indonesia) dengan Zanzibar State Trading Corporation; serta kesepakatan distribusi senilai 2,5 juta dolar AS antara Kimia Farma (Indonesia) dan Topwide Pharmaceutical (Nigeria).

Indonesia juga telah sepakat melakukan negosiasi perjanjian perdagangan preferensial (PTA) dengan sejumlah negara Afrika, yakni dengan Mozambik, Maroko, dan Djibouti. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Indonesia Afrika Infrastructure DialogIndonesia dan AfrikaKerjasama Indonesia dan Afrika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.