• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Konflik Membara di Perbatasan Tajikistan dan Kirgiztan, 81 Orang Tewas

by Redaksi Asiatoday
September 19, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Konflik Membara di Perbatasan Tajikistan dan Kirgiztan, 81 Orang Tewas

Konflik di Perbatasan Tajikistan dan Kirgiztan. Foro Kremlin

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Konflik membara terjadi di perbatasan Tajikistan dan Kirgiztan.

Tajikistan menyatakan bahwa 35 warganya tewas dalam bentrokan di perbatasan dengan Kirgiztan. Sehingga jumlah korban tewas secara keseluruhan menjadi sedikitnya 81 orang.

Di halaman Facebook-nya, Kementerian Luar Negeri Tajikistan melaporkan 35 orang tewas termasuk warga sipil, wanita, dan anak-anak. Sedangkan 139 orang lainnya terluka dalam pertempuran di perbatasan barat daya.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Korban tewas sebelumnya yang dilaporkan adalah 24 orang. Sementara itu, jumlah kematian di pihak Kirgiztan naik menjadi 46 sehingga menjadikan insiden perbatasan itu sebagai gejolak terburuk antara kedua negara Asia Tengah dalam beberapa tahun terakhir.

Pihak Kyrgyzstan menyatakan hampir 136.000 penduduk juga dievakuasi dari desa-desa dekat Tajikistan seperti dikutip Aljazeera.com, Senin (19/9/2022).

Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Minggu menyerukan “agar tidak ada eskalasi lebih lanjut” antara Kirgiztan dan Tajikistan. Dalam panggilan telepon dengan para pemimpin negara-negara Asia Tengah itu, Putin juga mendesak untuk “mengambil langkah-langkah guna menyelesaikan situasi sesegera mungkin dengan cara-cara damai lewat jalur politik dan diplomatik yang eksklusif.

Kedua negara bekas Uni Soviet itu sekarang menjadi bagian dari Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Rusia, tetapi Hubungan kedua negara semakin memburuk akhir-akhir ini.

Pada hari Jumat, kedua belah pihak menyetujui gencatan senjata. Tetapi sejak itu pertempuran berlanjut dan kedua belah pihak saling menuduh melanggar perjanjian.

Sebelumnya bentrokan pada hari Sabtu malam berlalu “dengan tenang, tanpa insiden” kata pihak berwenang Kirgiztan pada Minggu pagi.

“Pemerintah mengambil semua langkah untuk menstabilkan situasi, mencegah upaya eskalasi … dengan cara damai,” tambah mereka. Pada Minggu sore, pihak berwenang Kirgistan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan situasi di perbatasan “tetap tenang, cenderung stabil”.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres meminta pemerintahan kedua belah pihak “terlibat dalam dialog untuk gencatan senjata yang langgeng”, kata seorang juru bicara.

Sengketa perbatasan telah menghantui bekas republik Soviet itu selama tiga dekade kemerdekaan mereka. Sekitar setengah perbatasan 970 kilometer (600 mil) mereka masih harus diberi pembatas. Bentrokan yang belum pernah terjadi sebelumnya antara kedua negara terjadi pada tahun 2021 dan menewaskan sedikitnya 50 orang. Hal itu meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas. (ATN)

Tags: KirgiztanPerdamaian AsiaTajikistan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.