• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Konservasi Air, Cara Efektif Cegah Karhutla di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
May 8, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perusahaan Malaysia dan Singapura Bakar Hutan Indonesia

Upaya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Azwar Maas mengungkapkan, salah satu solusi berkelanjutan untuk mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia melalui program konservasi air.

“Konservasi itu bisa menjaga tersedianya air selama musim kemarau. Intinya, bagaimana antisipasi dengan konservasi air baik di permukaan maupun kubah,” jelasnya dalam telenconference di Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Menurut Azwar, volume air terutama di lahan gambut, cepat berkurang. Ini disebabkan pori-pori lahan gambut besar ditambah proses evaporasi saat matahari terik.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Selain itu, terdapat biomassa di permukaan dan bawah permukaan. Bahan biologis itu mudah dibakar. Sehingga tidak ada peringatan atau pengawasan status karhutla,” jelasnya.

Azwar memandang, sistem pemantau air lahan gambut (sipalaga) yang dibentuk Badan Restorasi Gambur (BRG) cukup baik. Namun, sipalaga tidak bisa menunjukkan data penyebab karhutla.

Karena itu, Azwar mendorong pemerintah membuat program konservasi air. Hal itu diyakini bisa menjaga ekosistem di sekitar hutan dan lahan gambut.

“Hal ini penting dengan mempertimbangkan faktor geofisik ditambah memasukkan neraca air ideal untuk tiap kesatuan hidrologi gambut (KHG),” tutur dia.

Dikatakan, program konservasi air bisa melalui konsensi atau inisiatif pemerintah daerah. Bahkan, BRG juga perlu dilibatkan untuk fokus menjaga keseimbangan air.

Sumatera dan Kalimantan Rawan Karhutla

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi dua wilayah berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini lantaran Indonesia mulai memasuki musim kemarau.

“Daerah rawan karhutla ada di Sumatera dan Kalimantan,” kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab dalam teleconference di Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Menurut Fachri, curah hujan di kedua wilayah tersebut relatif menengah hingga rendah. Hal itu menyebabkan kekeringan dan berpotensi terjadi karhutla.

Dikatakan, potensi karhutla di Sumatera perlu diwaspadai sejak Mei hingga Agustus 2020. Sedangkan, potensi karhutla di Kalimantan perlu diantisipasi mulai Agustus hingga Oktober 2020.

Fachri meminta potensi karhutla diperhatikan serius, apalagi puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus mendatang.

“Sebanyak 64,9 persen wilayah Indonesia bakal mengalami puncak musim kemarau bulan Agustus,” tandasnya. (ATN)

Tags: KarhutlaKebakaran Hutan dan LahanKonservasi AirUGM
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.