• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Koridor Ekonomi China-Pakistan Jadi Proyek Unggulan Belt and Road Initiative

by Redaksi Asiatoday
January 18, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Koridor Ekonomi China-Pakistan Jadi Proyek Unggulan Belt and Road Initiative

Pembangkit Listrik Tenaga Air Karot di Provinsi Punjab, Pakistan timur, salah satu proyek Belt and Road Initiative (BRI) China. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, ISLAMABAD – Koridor Ekonomi China-Pakistan (China-Pakistan Economic Corridor/CPEC) telah membuka peluang besar bagi Pakistan untuk tumbuh dan berkembang.

“CPEC, proyek unggulan dari Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI) yang diusulkan China, berkaitan dengan manfaat ekonomi jangka panjang dan pembangunan berkelanjutan bagi rakyat Pakistan,” ujar Ketua Majelis Nasional Pakistan Raja Pervaiz Ashraf, dalam upacara peluncuran Laporan Pembangunan Berkelanjutan 2022 dari Asosiasi Seluruh Perusahaan China di Pakistan, pada Selasa (17/1/2023).

Menurut Ashraf, CPEC telah memainkan peran penting dalam mempromosikan pengembangan mendalam dari kemitraan kerja sama strategis segala kondisi Pakistan-China dan pengembangan BRI yang berkualitas tinggi, yang telah menarik perhatian di Pakistan dan seluruh dunia.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

“Ini memenuhi aspirasi rakyat, memenangkan hati rakyat, dan memberikan manfaat bagi penghidupan rakyat. Dengan upaya bersama dari kedua pemerintah, kalangan perusahaan, dan seluruh sektor masyarakat, kerja sama CPEC telah meraih hasil-hasil yang bermanfaat serta memberikan kontribusi besar bagi pembangunan nasional Pakistan dan interkoneksi regional,” ujar Ashraf.

Lebih lanjut dia menekankan bahwa meskipun ada banyak kendala, Pakistan telah mencatatkan perkembangan ekonomi di kawasan tersebut saat proyek-proyek di bawah CPEC membuat kemajuan besar dalam beberapa tahun terakhir.

“CPEC telah menunjukkan ketahanan yang kuat terhadap sejumlah tantangan seperti pandemi COVID-19. Para staf dan pekerja dari kedua negara yang mengerjakan proyek-proyek CPEC telah bekerja bahu-membahu dengan penuh dedikasi untuk mengatasi kesulitan-kesulitan itu dan menorehkan kisah baru yang menggugah tentang persahabatan Pakistan-China,” ungkapnya.

Ashraf yakin bahwa pengembangan CPEC yang berkualitas tinggi akan memberikan peluang yang signifikan bagi pembangunan Pakistan dan negara-negara di sepanjang jalur BRI, membantu mereka mengimplementasikan tujuan global untuk kemakmuran kawasan.

Dirinya juga menegaskan kembali peran dan komitmen Majelis Nasional Pakistan serta para anggota parlemen untuk memastikan kelancaran proyek-proyek di bawah kerangka kerja CPEC.

Diluncurkan pada 2013, CPEC merupakan koridor yang menghubungkan Pelabuhan Gwadar Pakistan dengan Kashgar di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, yang menyoroti kerja sama di bidang energi, transportasi, dan industri.

Berbicara pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan dan Pendapatan Pakistan Aisha Ghaus Pasha mengatakan bahwa proyek-proyek CPEC telah membuka peluang bagi pembangunan sosial-ekonomi untuk rakyat Pakistan.

“CPEC akan melengkapi pembangunan sosial-ekonomi Pakistan karena sumber daya manusia yang luar biasa di kawasan ini merupakan aset terbesarnya. CPEC telah menyelesaikan berbagai masalah dan membantu Pakistan menjadi makmur,” imbuhnya. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Belt and Road InitiativeChina-Pakistan Economic Corridor
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.