• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Krisis Pangan Melanda 7,7 Juta Orang di Sudan Selatan

by Redaksi Asiatoday
April 10, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Krisis Kelaparan Global, 45 Juta Orang Sedang Survive

Warga miskin berbagi makanan. Dok WFP

ASIATODAY.ID, ROMA – Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan 7,7 juta orang menghadapi krisis pangan di Sudan Selatan.

PBB menyatakan lebih dari dua pertiga penduduk membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Konflik bersenjata, banjir dan kekeringan di Sudan Selatan telah menyebabkan lebih dari 7,7 juta orang – sekitar 63 persen dari populasi – menghadapi krisis pangan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Pada Sabtu (9/4), PBB dan pemerintah Sudan Selatan menyatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem, peningkatan kekerasan bersenjata, dan jumlah pengungsi internal telah menyebabkan peningkatan kerawanan pangan, yang telah memburuk sejak tahun lalu.

“Kami akan terus memiliki situasi yang kami miliki di Sudan Selatan jika kami tidak mulai melakukan transisi itu untuk memastikan perdamaian di tingkat masyarakat,” kata Koordinator Kemanusiaan PBB di Sudan Selatan Sara Beysolow Nyanti dikutip Al Jazeera, Sabtu (9/4/2022),

Menurut laporan gabungan PBB dan pemerintah, populasi yang paling menderita kekurangan pangan terletak di negara-negara Unity, Jonglei, Upper Nile, Warrap, dan Equatorial Timur.

“Sampai konflik diatasi, kami akan terus melihat angka-angka ini meningkat karena itu artinya orang tidak memiliki akses yang aman ke tanah mereka untuk bercocok tanam. Kami mengimbau para pemimpin negara untuk terus menuju jalan perdamaian,” kata Adeyinka Badejo, penjabat direktur negara Program Pangan Dunia (WFP) di Sudan Selatan.

Presiden Sudan Selatan Salva Kiir dan wakil presidennya, Riek Machar, sepakat pekan lalu untuk melanjutkan pembicaraan tentang mengintegrasikan pasukan saingan mereka di bawah komando terpadu setelah berminggu-minggu konflik meningkat.

Sudan Selatan terus mengalami ketidakstabilan sejak kemerdekaan pada tahun 2011. Kedua pemimpin tersebut telah dikritik oleh PBB atas peran mereka dalam kekerasan tersebut, serta karena mencekik kebebasan politik dan menjarah pundi-pundi nasional.

Konflik di Sudan Selatan tersebut telah menelan korban hampir 400.000 jiwa dan membuat jutaan orang mengungsi dari rumah mereka.

“Bulan lalu, PBB meluncurkan seruan internasional bagi Sudan Selatan untuk mengumpulkan bantuan US$ 1,7 miliar (Rp 24,4 triliun) yang diperlukan untuk memberikan bantuan darurat yang menyelamatkan jiwa untuk membantu jutaan orang hingga tahun 2022. Lebih dari dua pertiga populasi yakni hampir sembilan juta orang, membutuhkan bantuan kemanusiaan,” kata PBB. (ATN)

Tags: Krisis PanganWFPWorld Food Programme
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.