• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Laboratorium Perusahaan Tambang Asal China di KIT Konawe Meledak, 19 Pekerja Terluka

by Redaksi Asiatoday
August 14, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Laboratorium Perusahaan Tambang Asal China di KIT Konawe Meledak, 19 Pekerja Terluka

ASIATODAY.ID, KENDARI– Sebuah ledakan terjadi di laboratorium Perusahaan Tambang asal China, PT Obsidian Stainless Steel (OSS) yang berada di Kawasan Industri Terpadu (KIT), Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara sekitar pukul 10.45 WITA, Rabu (14/8/2018).

Kepala Bidang Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt, mengungkapkan, kejadian berawal sekitar pukul 08.00 WITA, beberapa pekerja lokal yang sebagian besar adalah perempuan melakukan kegiatan pembersihan di dalam gedung Laboratorium PT OSS.

Sementara pada saat bersamaan, ada beberapa karyawan TKA China yang sedang melakukan pekerjaan konstruksi pengelasan anak tangga yang menuju lantai dua. Sekitar pukul 10.45 WITA tiba-tiba muncul kepulan asap dari ruangan laboratorium tempat penyimpanan bahan kimia yang terletak dilantai dasar.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Sumber kepulan asap itu berhubungan langsung dengan tempat pengelasan anak tangga yang sedang dikerjakan oleh TKA China.

“Berapa saat kemudian terdengar ledakan keras dari ruangan laboratorium tersebut sehingga para karyawan yang mayoritas adalah perempuan yang berada didalam gedung terpaksa berlarian keluar gedung untuk menyelamatkan diri,” terang Harry.

Beruntung kobaran api bisa cepat dipadamkan oleh para karyawan.

“Penyebab kebakaran diduga dari percikan api las dan mengenai bahan kimia yang berada di ruangan laboratorium dan dugaan ledakan berasal dari AC duduk yang berada di dalam ruangan laboratorium tersebut,” imbuhnya.

Akibat kejadian itu , 19 orang karyawan lokal yang 17 orang diantaranya perempuan mengalami keracunan yang disebabkan oleh asap ledakan.

“Saat ini korban sudah dirawat di Rumah Sakit Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Tim kepolisian saat ini sedang melakukan pengecekan di TKP dan memeriksa saksi saksi,” tandas Hary. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Investasi China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.