• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

LG Electronics Tutup Pabrik Smartphone di Vietnam, Brasil dan China

by Redaksi Asiatoday
April 10, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Jadi Basis Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi di Dunia

Kawasan Industri LG Chem. Dok

ASIATODAY.ID, SEOUL – LG Electronics memutuskan menutup tiga pabrik ponselnya di tiga negara, yakni di Haipong Vietnam, Taubate Brazil, dan di Qingdao China.

Melansir BusinessKorea, Sabtu (10/4/2021), diantara ketiga pabriknya yang ditutup, pabrik Haiphong merupakan yang terbesar di antara pabrik ponsel pintar LG Electronics lainnya. Haiphong telah memproduksi sekitar 10 juta ponsel cerdas setiap tahun atau sekitar setengah dari keluaran ponsel cerdas LG.

Namun, sulit bagi LG Electronics untuk menjual pabrik tersebut karena produsen smartphone Vietnam juga memiliki jalur produksi dan perusahaan lokal tidak mampu membayar lebih dari 100 miliar won untuk memperolehnya. Akibatnya, perusahaan hanya mempertimbangkan untuk menjual lokasi pabrik.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

LG nampaknya harus bekerja keras untuk menjual pabriknya di Vietnam karena produsen Smartphone Vietnam punya jalur distribusi ponsel mereka sendiri.

Selain itu, perusahaan lokal juga tak sanggup memenuhi harga yang ditawarkan sebesar 100 miliar won untuk pabrik tersebut.

Hal yang sama juga berlaku untuk pabrik Taubate dan Qingdao. Karena kedua pabrik memproduksi sekitar 8 juta hingga 9 juta smartphone secara keseluruhan.

LG Electronics diperkirakan akan kesulitan menjual lini produksinya sejak awal. Karena setelah rumor tentang penjualan pabrik Taubate beredar pada akhir Februari, para eksekutif dan karyawan di pabrik tersebut melakukan pemogokan sejak 26 Maret karena kekhawatiran atas nasib mereka.

Sebelumnya diberitakan, perusahaan elektronik asal Korea Selatan, LG mengumumkan akan menutup usaha Smartphone mereka mulai Juli 2021. Untuk Smartphone yang sudah beredar, LG tidak akan menariknya dari pasaran.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan LG , penutupan bisnis di bidang Smartphone karena mereka mengalami kerugian dalam lima tahun terakhir. (ATN)

Tags: Asia BusinessLGLG Chem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.