• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Limbah Plastik Cemari Pantai dan Laut Sri Lanka

by Redaksi Asiatoday
May 31, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Limbah Plastik Cemari Pantai dan Laut Sri Lanka

Kapal MV X-Press Pearl saat terbakar di Sri Lanka. Dok

ASIATODAY.ID, KOLOMBO – Sri Lanka mulai menginvestigasi dugaan tindak kriminal setelah kapal MV X-Press Pearl terbakar.

Pasalnya, berton-ton limbah plastik mikro telah membanjiri pantai-pantai terkenal di negara Asia Selatan itu, salah satunya wilayah Negombo, destinasi wisata populer. Kondisi itu bahkan memaksa pelarangan penangkapan ikan dan memicu kekhawatiran akan kerusakan ekologi. Demikian laporan AFP, Minggu (30/5/2021).

Kapal kontainer MV X-Press Pearl yang terdaftar di Singapura terbakar hebat di lautan selama 11 hari saat menuju ke Kolombo dari negara bagian Gujarat, India.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Sejumlah 25 awak, yang telah dievakuasi dari kapal, diinterogasi pada Senin (31/5) setelah pengaduan diajukan oleh Otoritas Perlindungan Lingkungan Laut Sri Lanka,” kata polisi.

Pekan lalu, otoritas setempat mengatakan mereka yakin kebakaran itu disebabkan oleh kebocoran asam nitrat yang telah diketahui kru sejak 11 Mei.

“Kapten dan awaknya berada di karantina, tetapi otoritas kesehatan telah memberi tahu kami bahwa kami dapat menanyai mereka mulai besok. Kami telah mengirimkan sampel air laut yang tercemar dan puing-puing yang terbakar dari kapal untuk laporan forensik,” ujar Ajith Rohana, juru bicara polisi, kepada kantor berita AFP.

Pihak berwenang dan operator kapal kontainer menyatakan api terus menyala, meski sudah dikendalikan. Pemilik kapal, X-Press Feeders, menyatakan lambung kapal tetap utuh dan tidak ada kerusakan pada tangki bahan bakarnya.

Menurut pejabat, sebagian besar kargo kapal, termasuk 25 ton asam nitrat, natrium hidroksida, pelumas, dan bahan kimia lainnya, tampaknya telah musnah dalam kebakaran tersebut.

Otoritas Perlindungan Laut Sri Lanka (MEPA) mengatakan sampah plastik dari kapal yang terbakar mungkin telah menyebabkan “polusi pantai terburuk dalam sejarah kita”, dan memperingatkan hal itu dapat menyebabkan kerusakan ekologis selama bertahun-tahun.

Nelayan telah dilarang berada di hamparan pantai sepanjang 80 kilometer, tempat butiran plastik terdampar.

Menteri Perikanan Kanchana Wijesekera mengatakan pemerintah akan memberi kompensasi kepada nelayan atas kerugian yang diperkirakan.

“Setidaknya 4.500 nelayan terkena dampak di resor memancing dan wisata Negombo,” kata pejabat dari gereja Katolik Roma di daerah itu pada Sabtu ketika mereka memohon bantuan keuangan.

Kepada AFP, pada Sabtu (29/5), Pastor Sujeewa Athukorale mengatakan bahwa ada juga kekhawatiran berkurangnya permintaan makanan laut dari daerah itu karena kekhawatiran akan kontaminasi. (ATN)

Tags: Limbah PlastikMV X-Press PearlSave OceanSri Lanka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.