• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Lion Air Group Istrahatkan Karyawan Agar Maskapai Tetap Survive

by Redaksi Asiatoday
July 2, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lion Air Group Kembali Beroperasi 10 Juni 2020

Maskapai Lion Air Group. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Lion Air Group terpaksa mengistrahatkan sejumlah karyawan, baik tenaga kerja Indonesia maupun asing (expatriate). Pengurangan karyawan dilakukan di tengah anjloknya penjualan tiket selama pandemi Covid-19.

Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro, langkah ini dilakukan berdasarkan masa kontrak kerja. Pekerja yang masa kontraknya telah berakhir dipastikan tak akan diperpanjang oleh perusahaan.

“Keputusan berat diambil dengan tujuan mempertahankan kelangsungan bisnis dan perusahaan tetap terjaga, merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai dampak pandemi covid-19,” jelas Danang melalui keterangan tertulisnya, Kamis (2/7/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Danang tak merinci berapa banyak karyawan Lion Air yang diistrahatkan itu.

Danang menjelaskan, sejak kembali beroperasi, rata-rata kapasitas operasi Lion Air Group hanya mencapai 10-15 persen dari kapasitas normal yaitu rata-rata 1.400-1.600 penerbangan per hari.

Pandemi covid-19 telah mematikan industri penerbangan baik di jaringan domestik mau pun internasional. Sementara, biaya-biaya yang harus ditanggung tanpa beroperasi masih cukup besar.

“Situasi ini menimbulkan kesulitan yang sangat berat,” lanjutnya.

Selain itu, Lion Air Group juga melakukan pemotongan penghasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan nilai persentase bervariasi. Kebijakan telah mulai diterapkan dari Maret lalu hingga waktu yang belum ditentukan (until further notice).

Lebih lanjut, perseroan berjanji akan memprioritaskan karyawan korban PHK dengan kembali mempekerjakan mereka setelah keuangan dan pendapatan perusahaan kembali pulih. (ATN)

Tags: Lion GroupMaskapai Penerbangan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.