• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Lockdown di India Timbulkan Gejolak Sosial

by Redaksi Asiatoday
March 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lockdown di India Timbulkan Gejolak Sosial

Ribuan masyarakat India berjubel di jalan imbas kebijakan Lockdown. Ist

ASIATODAY.ID, MUMBAI – Pemberlakuan kebijakan lockdown di India sebagai upaya mencegah penyebaran pandemi global wabah coronavirus (Covid-19) memicu terjadinya gejolak sosial.

Orang-orang dilarang meninggalkan rumah mereka di bawah tindakan “lockdown total”. Semua bisnis yang tidak penting telah ditutup dan hampir semua pertemuan publik dilarang.

Setelah PM India Narendra Modi mengumumkan lockdown, warga di Delhi dan Mumbai mulai berbondong-bondong berbelanja. Mereka memadati toko dan apotek karena khawatir kekurangan pasokan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Orang-orang di India yang cemas mulai memborong bahan pokok. Banyak rak di toko-toko di kota-kota besar New Delhi dan Mumbai kosong.

“Semakin sulit untuk mendapatkan produk,” ujar penjual sayuran Mumbai Rafiq Ansari, melansir AFP, Minggu (29/3/2020).

“Kita akan menghadapi kekurangan besar di hari-hari mendatang. Dan pada saat yang sama harga juga naik – harga tomat naik lebih dari dua kali lipat,” katanya.

Aksi tersebut pun mendorong Modi untuk memperingatkan bahwa panic buying hanya akan menyebarkan virus Corona. Dia memastikan pasokan di India cukup.

Sementara itu, jutaan orang kehilangan pekerjaan dan tanpa uang akibat penutupan itu. Hal itu memicu eksodus dari kota besar seperti Delhi, di mana ribuan pekerja migran berangkat dalam perjalanan panjang kembali ke desa asal mereka setelah transportasi dihentikan.

Seorang pekerja bahkan dilaporkan meninggal pada Sabtu (28/3) kemarin, setelah berusaha berjalan sejauh 270 mil (270km) kembali ke rumah.

Kebijakan lockdown inipun lantas mendapat kritik tajam publik setempat akibat penutupan itu. Pemerintah India dinilai melakukan lockdown tanpa perencanaan matang dan sistematis.

Namun, Kementerian Informasi dan Penyiaran India menjawab kritik tersebut dengan mengatakan bahwa pemerintah telah menerapkan “sistem respons komprehensif” di perbatasannya.

Menurut Kementerian Informasi dan Penyiaran India, langkah itu dilakukan sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah coronavirus sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional pada 30 Januari.

Pemerintah negara bagian telah menjanjikan pemberian uang tunai kepada pekerja migran, tetapi ada kekhawatiran tentang logistik pengiriman bantuan. Uttar Pradesh di utara juga memakai bus untuk membantu mereka yang terdampar. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona AsiaCoronavirusCOVID-19LockdownPandemi GlobalWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.