• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Longsor Gletser Himalaya Hantam Bendungan di India, Puluhan Orang Diduga Tewas

by Redaksi Asiatoday
February 8, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Longsor Gletser Himalaya Hantam Bendungan di India, Puluhan Orang Diduga Tewas

Longsor Gletser Himalaya Hantam Bendungan di India. Foto: the Economic

ASIATODAY.ID, UTTARAKHAND –  Puluhan orang hilang dan diduga tewas setelah longsoran gletser Himalaya menghantam bendungan dan memicu banjir besar di India utara, Minggu (7/2/2021).

Luapqn air bendungan mengalir melalui lembah di negara bagian Uttarakhand.

Seperti dilaporkan BBC, para penduduk desa telah dievakuasi, tetapi pejabat memperingatkan sebanyak 150 orang mungkin menjadi korban banjir. Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan air banjir mengalir melalui daerah tersebut dan menyebabkan kerusakan yang meluas.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Air itu datang sangat cepat, tidak ada waktu untuk memperingatkan siapa pun. Saya merasa bahkan kami akan tersapu,” kata Sanjay Singh Rana, yang tinggal di dekat sungai Dhauli Ganga, kepada kantor berita Reuters.

“Setidaknya tiga mayat telah ditemukan dan 150 orang terdaftar sebagai hilang,” kata seorang juru bicara polisi kepada kantor berita AFP.

Polisi menambahkan bahwa 16 atau 17 orang terjebak di dalam terowongan.

“Lebih dari 50 orang yang bekerja di bendungan itu, yang dikenal sebagai Proyek Hidroelektrik Rishiganga, dikhawatirkan tewas,” kata Kepala Polisi Uttarakhand Ashok Kumar.

Namun Kumar mengatakan beberapa pekerja telah diselamatkan dari situs tersebut.

Kepala Menteri Uttarakhand, Trivendra Singh Rawat, mengatakan tim dari polisi dan tentara “melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan nyawa para pekerja”.

Perdana Menteri Narendra Modi mengaku sedang memantau situasi. “Bangsa berdoa untuk keselamatan semua orang di sana,” tulisnya di Twitter tak lama setelah berbicara dengan menteri negara.

Angkatan udara negara itu juga sedang dipersiapkan untuk membantu operasi penyelamatan, kata pemerintah.

Petugas darurat sedang mengevakuasi puluhan desa, sementara tim penyelamat juga bekerja untuk memasuki terowongan yang diblokir yang membuat orang terjebak di dalamnya.

“Ketinggian air sungai sekarang satu meter (3,2 kaki) di atas normal tetapi alirannya menurun,” kata Singh Rawat. (ATN)

Tags: Asia DisasterBanjir IndiaGunung HimalayaIndia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.