• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Malaysia Bergejolak, PM Muhyiddin Didesak Mundur

by Redaksi Asiatoday
August 2, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Malaysia Bergejolak, PM Muhyiddin Didesak Mundur 1

Kubu oposisi Malaysia beramai-ramai mendatangi gedung parlemen di Kuala Lumpur mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, Senin (2/8/2021).

ASIATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Gejolak politik di Malaysia kian memanas. Kubu oposisi Malaysia beramai-ramai mendatangi gedung parlemen di Kuala Lumpur dalam mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, Senin (2/8/2021).

Aksi dilakukan usai pemerintah Malaysia menunda sesi parlemen untuk jangka waktu yang tidak ditentukan atas alasan pengendalian Covid-19.

Dengan diblokadenya jalan utama, para pejabat oposisi berkumpul di sebuah lapangan yang berjarak sekitar 1,6 kilometer dari gedung parlemen. Dari sana, mereka berjalan kaki sembari menyerukan yel-yel, “mundur, Muhyiddin,” dan “Muhyiddin seorang pengecut.”

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Keamanan di pusat kota Kuala Lumpur diperketat beberapa jam sebelum kedatangan kubu oposisi. Polisi dengan peralatan antihuru-hara bersiaga penuh dan menambah jumlah blokade di beberapa titik menuju gedung parlemen.

“Kami berkumpul di sini untuk mengatakan bahwa jika dilihat dari jumlah anggota parlemen (pendukung), pemerintahan Muhyiddin sudah runtuh hari ini,” kata pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, sebagaimana dilaporkan Hindustan Times.

Ia mengatakan beberapa partai telah mengungkapkan keinginan mereka untuk meninggalkan jajaran pemerintahan saat ini.

“Dengan 107 orang yang ada di sini, plus beberapa tambahan lainnya, pemerintahan (Muhyiddin) sudah runtuh,” ungkap Anwar, yang meminta agar acara perkumpulan hari ini dibubarkan karena polisi memblokade akses masuk ke gedung parlemen.

Parlemen Malaysia sempat menggelar sesi perdana di tahun 2021 pekan kemarin, namun dibekukan lagi tak lama setelahnya. Pembekuan dilakukan usai Raja Malaysia mengecam seorang menteri yang dinilai menyesatkan parlemen terkait aturan status darurat Covid-19.

Mosi Tidak Percaya

Hari Minggu kemarin, Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia menegaskan bahwa gedung parlemen berisiko tinggi menjadi lokasi penyebaran Covid-19 setelah munculnya beberapa kasus positif pekan kemarin.

Kubu oposisi, yang telah mengajukan mosi tidak percaya kepada PM Muhyiddin, mengatakan bahwa risiko penyebaran Covid-19 merupakan sebuah “alasan” untuk membekukan sesi parlemen pada Senin ini.

Sejumlah kelompok di Malaysia mengatakan bahwa sesi parlemen sebenarnya dapat tetap berlangsung selama ada penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Sesi pertemuan lima hari di gedung parlemen awalnya dijadwalkan berakhir Senin ini, namun tidak terlaksana karena sudah dibekukan. Jika sesi lima hari itu terlaksana, jajaran anggota parlemen berkesempatan untuk ‘menyerang’ PM Muhyiddin atas penanganan pandemi Covid-19 di seantero negeri.

Kemarahan publik terhadap PM Muhyiddin cenderung meningkat di tengah melonjaknya kasus harian Covid-19 hingga tiga kali lipat dalam beberapa hari terakhir, sejak status darurat pertama kali diterapkan di Negeri Jiran pada Januari lalu. (ATN)

Tags: MalaysiaMuhyiddin Yassin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.