• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Malaysia Darurat Bencana Banjir, Menteri Dilarang Libur

by Redaksi Asiatoday
December 25, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Malaysia Darurat Bencana Banjir, Menteri Dilarang Libur

Banjir di Kota Selangor, Malaysia. Ist

ASIATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob memerintahkan kepada para menterinya yang sedang cuti dan berencana untuk pergi berlibur akhir tahun untuk membatalkan rencananya sampai bencana banjir di negara itu teratasi.

Tak hanya itu, semua menteri yang saat ini berada di luar negeri juga diperintahkan untuk segera pulang.

“Saya telah dibanjiri pertanyaan tentang menteri kabinet kami. Jadi, jika mereka sedang cuti dan berencana untuk pergi berlibur, saya perintahkan mereka membatalkan rencana itu,” tegas Ismail, pada Jumat (24/12/2021).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Kalau saat ini mereka di luar negeri, segera kembali,” katanya dalam konferensi pers usai mengunjungi pengungsi banjir di Sekolah Kebangsaan Bukit Piatu di Bentong, Pahang, seperti dikutip dari CNA.

PM Ismail juga mengatakan, dia juga harus menunda perjalanan kerjanya ke Bangkok, yang dijadwalkan pada 28 Desember hingga 30 Desember, untuk memperhatikan bencana banjir.

“Anggota keamanan juga diminta untuk fokus membantu warga membersihkan rumahnya setelah diperbolehkan pulang,” katanya.

Hujan deras mengguyur Semenanjung Malaysia selama akhir pekan lalu, dalam apa yang digambarkan sebagai peristiwa “sekali dalam seratus tahun”.

Sejauh ini, 41 satu orang tewas dalam banjir sementara 8 orang masih hilang, menurut Inspektur Jenderal Polisi Acryl Sani Abdullah Sani.

Dia mengatakan, Selangor telah mencatat jumlah kematian tertinggi, dengan 25 kematian, diikuti oleh 15 kematian di Pahang dan satu di Kelantan. Korban jiwa dalam banjir di Selangor tercatat 17 pria dan 8 perempuan.

Sedangkan di Pahang korbannya 8 pria, 5 wanita, dan dua anak laki-laki. Seorang pria meninggal di Kelantan.

Sementara itu, banjir di Taman Seri Muda di Shah Alam – salah satu daerah yang terkena dampak terparah – mulai surut pada Jumat, seminggu penuh setelah daerah pemukiman dibanjiri banjir.

Warga sudah memulai proses pembersihan. Warga sibuk membersihkan rumah di beberapa lokasi permukiman yang didatangi Bernama.

Warga Azli Mohd Yusof, 43, mengatakan ini adalah pertama kalinya mengalami banjir sejak tinggal di daerah itu selama satu dekade terakhir. Meski demikian, dia bersyukur tidak ada hal buruk yang menimpa keluarganya.

“Alhamdulillah. Situasi sudah membaik dan kami sekeluarga sudah diperbolehkan pulang kemarin, setelah pihak berwenang menyetujuinya. Kami sekarang agak sibuk membersihkan rumah,” kata ayah empat anak ini.

Warga lainnya, L Banathan, 42, sangat terpukul oleh banjir tetapi senang karena keadaan perlahan-lahan kembali normal.

“Saya hanya berharap lebih banyak lagi yang akan membantu pembersihan karena ada banyak tumpukan puing di daerah itu,” katanya. (ATN)

Tags: Asia DisasterBanjirMalaysia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.