• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Malaysia Tolak Gojek dan Sebut Gojek Sukses karena Indonesia Miskin

by Redaksi Asiatoday
August 27, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Malaysia Tolak Gojek dan Sebut Gojek Sukses karena Indonesia Miskin

Gojek Indonesia ditolak di Malaysia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah video yang menampilkan bos perusahaan taksi di Malaysia tengah emosi beredar luas di jagad maya . Dia mengecem masuknya Gojek ke Negeri Jiran tersebut. Sangking geramnya, layanan Gojek dituding untuk negara miskin.

Pendiri Big Blue Taxi Services Shamsubahrin Ismail mengatakan, Malaysia sangat berbeda dari Indonesia dalam banyak hal untuk menerima Gojek.

“Gojek bisa dilakukan di Indonesia karena tingkat kemiskinannya sangat tinggi, tidak seperti di Malaysia,” ujarnya mengutip MSN, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Shamsubahrin mengatakan, pemerintah seharusnya tidak mendorong anak muda untuk menyediakan layanan sepeda motor sebagai pilihan mereka untuk mendapatkan penghasilan. Dia mengatakan ada banyak pekerjaan permanen lainnya yang bisa ditawarkan kepada kaum muda.

“Gojek, FoodPanda, GrabFood semuanya menawarkan pekerjaan paruh waktu. Sebaliknya, kaum muda harus diberikan kesempatan kerja yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Gojek hanya untuk negara miskin.

Malaysia Tolak Gojek dan Sebut Gojek Sukses karena Indonesia Miskin 1
Shamsubahrin Ismail.

“Gojek hanya untuk orang miskin seperti di Jakarta,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, negara-negara lainnya sudah menolak Gojek masuk. Bahkan dirinya menyebutkan Singapura salah satu yang menolak.

“Di Thailand, di India, di Kamboja Gojek berhenti. Singapura, Gojek tidak dibolehkan angkat penumpang menggunakan motor dan mobil,” ujarnya.

Menurutnya, Malaysia adalah negara yang kaya. Anak muda di negeri Jiran tersebut tidak kan mengikuti lowongan yang ditawarkan Gojek.

“Kita negara kaya, anak muda kita tidak merepat (ikut) seperti Indonesia,” ujarnya.

Dirinya pun menyindir akan anak muda di Indonesia, di mana bila Indonesia negara yang bagus maka anak mudanya tidak akan bekerja keluar negeri. “Kalau di Indonesia anak muda bagus harusnya tidak keluar negeri mencari kerja,” ujarnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: GojekGrabIndonesia-Malaysia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.