• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Masjid Kowloon Terkena Meriam Air, Pemimpin Hong Kong Minta Maaf

by Redaksi Asiatoday
October 21, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Masjid Kowloon Terkena Meriam Air, Pemimpin Hong Kong Minta Maaf

ASIATODAY.ID, HONG KONG – Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengunjungi Masjid Kowloon pada Senin (21/10/2019). Carrie datang untuk meminta maaf karena masjid tersebut terkena semburan meriam air saat aparat berusaha membubarkan pengunjuk rasa.

Dilaporkan laman TRT World, dalam kunjungannya Lam didamping kepala kepolisian Hong Kong Stephen Lo. Mereka bertemu dengan Imam Muhammad Arshad selaku ketua pengurus Masjid Kowloon.

Menurut Arshad, kedatangan Lam dan Lo memang untuk menyampaikan permintaan maaf karena Masjid Kowloon tak sengaja terkena semburan meriam air berwarna biru pada Minggu kemarin. Dia mengatakan para pengurus dan jamaah masjid yang sebelumnya sempat gusar atas kejadian tersebut telah memaafkannya.

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

Arshad pun menyampaikan harapan komunitas Islam untuk terus hidup di Hong Kong dengan damai. Pertemuan di masjid berlangsung sekitar 20 menit. Setelah kunjungan itu, Lam bertolak ke Jepang untuk menghadiri acara penobatan Kaisar Naruhito.

Aksi demonstrasi di Hong Kong telah berlangsung sejak Juni lalu. Hingga kini, belum ada tanda-tanda unjuk rasa akan mereda. Ribuan orang masih turun ke jalan dan berpartisipasi dalam demo anti-pemerintah tersebut.

Rancangan undang-undang ekstradisi (RUU) adalah pemicu utama dari pecahnya demonstrasi di Hong Kong. Masyarakat menganggap RUU tersebut merupakan ancaman terhadap independensi proses peradilan di sana.

Sebab RUU itu memungkinkan otoritas Hong Kong mengekstradisi pelaku kejahatan atau kriminal ke China daratan. Para demonstran menilai proses peradilan di China tak independen dan perlindungan hak asasi manusianya tak dijamin. Oleh sebab itu mereka menyerukan RUU ekstradisi dicabut sepenuhnya.

Pada September lalu, Carrie Lam akhirnya memutuskan menarik RUU tersebut. Dia mengatakan prioritas pemerintahannya saat ini adalah mengakhiri kekerasan, menjaga supremasi hukum, dan memulihkan ketertiban serta keamanan di masyarakat.

Namun, hal itu tak cukup untuk meredam dan menghentikan gelombang demonstrasi. Massa justru menuntut Lam mundur dari jabatannya dan mendesak agar kekerasan yang dilakukan aparat terhadap demonstran diusut tuntas.

Mereka pun menyerukan agar otoritas Hong Kong membebaskan para demonstran yang ditangkap. Menurut laporan, sejak aksi demonstrasi dimulai, aparat keamanan telah menangkap setidaknya 2.600 orang. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Hong Kong RevolutionUnjukrasa Hong Kong
No Result
View All Result

Terbaru

  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.