• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Menanti Sikap ASEAN atas Krisis Politik di Myanmar

by Redaksi Asiatoday
March 1, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Dipercaya Pimpin Satgas ASEAN Travel Corridor Arrangement

Komunitas ASEAN. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Situasi di Myanmar terus bergolak. Korban jiwa dari rakyat sipil terus berjatuhan, namun ASEAN belum juga bersikap. Sejauh ini hanya ungkapan keprihatinan dan kecaman yang itu tidak memberi dampak apapun.

Para menteri luar negeri ASEAN dilaporkan akan menggelar pertemuan khusus pada 2 Maret 2021 untuk membahas jalan keluar dari situasi krisis di Myanmar.

Forum ini akan menjadi pertemuan pertama sejak militer Myanmar mengumumkan keadaan darurat dan menahan para pemimpin, termasuk pemimpin de facto Aung San Suu Kyi dan Presiden U Win Myint pada 1 Februari 2021. Menlu Myanmar U Wunna Maung Lwin dilaporkan akan menghadiri pertemuan tersebut.

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia belum bisa mengonfirmasi terkait rencana pertemuan ASEAN membahas Myanmar yang disebut akan digelar Selasa (2/3/2021).

Kemlu masih menunggu pengumuman resmi dari Brunei Darussalam selaku ketua ASEAN periode 2021.

Juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah mengatakan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga berencana menghubungi sejumlah mitranya di ASEAN maupun internasional untuk membahas Myanmar.

Indonesia sendiri telah menyampaikan keprihatinan atas perkembangan situasi di Myanmar.

“Indonesia sangat prihatin dengan meningkatnya kekerasan di Myanmar yang telah menyebabkan korban jiwa dan luka-luka,” demikian pernyataan Kemlu, Minggu (28/2/2021).

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan duka cita dan belasungkawa mendalam kepada para korban dan keluarga terkait aksi kekerasan di Myanmar.

“Indonesia menyerukan agar aparat keamanan tidak menggunakan kekerasan dan menahan diri guna menghindari lebih banyak korban jatuh serta mencegah situasi tidak semakin memburuk,” lanjut pernyataan Kemlu. (ATN)

Tags: Krisis Myanmar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.