• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Metaverse Lingkungan: Menyelamatkan Planet Bumi dari Emisi Karbon

by Redaksi Asiatoday
March 2, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
AS Akui Tertinggal Jauh dari China dalam Aksi Iklim Global

Polusi dan emisi karbon yang bersumber dari pembangkit listrik batubara Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah terobosan besar untuk menyelamatkan Planet Bumi dari emisi karbon mulai dirintis oleh pelaku industri.

Tunas Artha Pratama (TAP), sebuah perusahaan pemegang hak karbon yang berlokasi di Kalimantan Tengah sepakat bekerjasama dengan perusahaan asal Taiwan, Ding Chen Carbon Asset Management Co., Ltd (DDCAM).

Selain TAP, perusahaan Gods Flame Digital Co., Ltd. (GFD) juga mengumumkan telah resmi menjadi mitra strategis dengan Ding Chen Carbon Asset Management Co., Ltd (DDCAM).

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Hal itu disepakati setelah DDCAM memperoleh hak karbon, hak pengembangan teknologi blockchain dan hak distribusi karbon dari TAP kepada mitra strategis GFD.

Jack Yao, General Manager Ding Chen Carbon Asset Management Co., Ltd.(DDCAM) mengatakan saat ini hanya ada satu bumi.

Namun sejak abad ke-19, manusia terus menerus menghasilkan sejumlah besar karbon dioksida untuk manufaktur dan produksi, dan terjadi peningkatan tajam dalam efek rumah kaca.

“Protokol Kyoto ditandatangani pada 1997, tujuan utamanya adalah untuk mengurangi pemanasan iklim dan menetapkan target pengurangan gas rumah kaca. Oleh karena itu, melindungi bumi dan meregenerasi hutan akan menjadi tugas utama pengelolaan berkelanjutan dari bumi,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (1/3/2022).

General Manager Gods Flame Digital Co. , Ltd. (GFD), Lin Zhifan menyampaikan pihaknya sangat antusias untuk menjadi mitra strategis dengan Ding Chen Carbon Asset Management Co., Ltd. dan menjadi bagian dari perlindungan bumi.

Pada masa depan, tambahnya, selain pengembangan rantai publik hak karbon, dan penerbitan, perusahaannya juga akan mengembangkan dunia metaverse yang didedikasikan untuk hubungan erat antara perlindungan lingkungan dan hak karbon.

“Dan sebagian dari hasilnya akan diinvestasikan kembali dalam sumber daya perlindungan lingkungan, sehingga dunia maya dan dunia nyata dapat benar-benar membangun jembatan dan menjadi siklus tanpa akhir,” ujar Lin Zhifan.

Gods Flame Digital menyatakan lingkup aplikasi teknis blockchain tidak terbatas pada perdagangan aset digital dan e-commerce, namun juga pelacakan rantai pasokan dan industri lainnya.

Bidang perlindungan lingkungan juga merupakan salah satu proyek yang berhasil diterapkan dalam beberapa tahun terakhir. Penetapan harga khusus produk keuangan karena beberapa negara atau perusahaan memiliki batas atas tertentu pada emisi karbon mereka, sehingga kelebihan atas hak karbon yang tersisa dapat diubah menjadi ton kesetaraan karbon dioksida (tCO2e) untuk diperdagangkan.

Karena perusahaan dan bahkan negara membutuhkan platform yang transparan, adil dan terbuka untuk perdagangan hak karbon, maka karakteristik blockchain saat ini termasuk kelanggengan, transparansi, keterbukaan, keterlacakan, dan lain-lain, sangat cocok untuk aplikasi dalam perdagangan karbon.

Di masa depan, Gods Flame Digital akan membangun platform yang adil, terbuka, dan transparan berdasarkan teknologi blockchain melalui komunikasi dan kesepakatan kontrak pintar.

Selain perlindungan, juga memungkinkan unit pengawasan terkait untuk mengawasi transaksi terkait dengan lebih mudah.

Metaverse Lingkungan

Gods Flame Digital juga mengatakan bahwa di masa depan, berdasarkan rantai publik hak karbon, dunia metaverse perlindungan lingkungan baru akan dibuat.

Metaverse perlindungan lingkungan akan mencakup kegiatan kesejahteraan masyarakat, ekologi komunitas, manajemen aset NFT, sponsor dan struktur Pengguna.

Selain itu, perusahaan akan secara langsung mengintegrasikan teknologi blockchain untuk menciptakan dunia perlindungan lingkungan yang nyata sehingga pengguna tidak akan lagi berada di masa depan. (ATN)

Tags: Ding Chen Carbon Asset ManagementEmisi KarbonGods Flame DigitalMetaverseSave EarthTunas Artha Pratama
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.