• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mewaspadai Awan Panas Guguran dari Erupsi Gunung Merapi

by Redaksi Asiatoday
March 13, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mewaspadai Awan Panas Guguran dari Erupsi Gunung Merapi

Erupsi Gunung Merapi. Foto: BPPTKG

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Masyarakat sekitar Gunung Merapi dikejutkan dengan terjadinya rentetan awan panas guguran di Gunung Merapi yang bersumber dari longsoran kubah lava barat daya, pada Sabtu (11/3/2023) pukul 12:12 WIB.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Agus Budi Santoso meminta kepada masyarakat untuk tetap tidak melakukan aktivitas apapun di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB).

Hingga Minggu (13/3/2023), aktivitas Vulkanik Gunung Merapi saat ini masih fluktuatif dan tercatat 54 kejadian awanpanas di Gunung Merapi.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Saat ini aktivitas vulkanik masih fluktuatif, guguran masih terjadi dan beberapa kejadian terdengar dari pos pengamatan Gunung Merapi Babadan. Hingga tanggal 12 Maret 2023 pukul 15.30 WIB, tercatat 54 kejadian awanpanas di Gunung Merapi,” ujar Agus saat konferensi pers secara virtual pada Minggu (12/3).

Ditambahkan Agus, hujan abu dilaporkan melanda sejumlah daerah di Kabupaten Magelang, Boyolali, Temanggung, Wonosobo dan Banjarnegara.

“Hujan abu yang terjadi dua hari ini cenderung mengarah ke arah BaratLaut karena memang anginnya mengarah kesana dan yang terjauh dialporkan hujan abu tipis di Bajarnegara sekitar 96 Km,” ungkap Agus.

Meski masih mengeluarkan erupsi, namun status Gunung Merapi masih tetap “SIAGA”. Karena itu rekomendasi bahaya masih relevan dengan dengan kejadian erupsi saat ini.

“Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas di sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Bebeng, Krasak sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak,” ujar Agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, suplai magma baik dari dalam maupun dangkal masih berlangsung dan hal ini dapat memicu terjadinya awanpanas di dalam potensi daerah bahaya. Awanpanas dan guguran dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Saat ini masih terjadi hujan dan endapan awanpanas yang baru maupun yang lama masih ada ditambah lagi dengan hujan abu yang terjadi beberapa hari ini maka ini menjadikan potensi terjadinya lahar di hulu hulu sungai di sekitar merapi. Hujan juga menimbulkan ketidaktabilan kubah lava karena kami menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari beraktifitas di daerah potensi bahaya itu terutama di alur-alur sungai dalam wilayah KRB ketika turun hujan di puncak Merapi,” jelas Agus.

Selain kepada masyarakat sekitar, aparat desa dihimbau untuk melakukan penguatan kapasitas guna menghadapi bencana baik di masa kini maupun mendatang.

“Dusun-dusun di KRB III termasuk di sektor barat-barat laut dihimbau melakukan upaya penguatan kapasitas menghadapi bencana Gunung Merapi melalui persiapan sarana-prasarana, pelatihan simulasi-simulasi dalam rangka menghadapi bencana Merapi saat ini atau di masa mendatang karena suplay magma masih berlangsung,” pungkas Agus. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Bencana Gunung MeletusErupsi Gunung MerapiGunung Merapi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.