• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Militer Rusia Gempur Kyiv Sebelum KTT NATO Dimulai

by Redaksi Asiatoday
July 11, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Militer Rusia Gempur Kyiv Sebelum KTT NATO Dimulai 1

Pesawat pengebom dan penyerang Angkatan Udara Rusia. Dok Kementerian Pertahanan Rusia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Militer Rusia melancarkan serangan udara terhadap Kyiv pada Selasa dinihari (11/7/2023). Serangan itu terjadi hanya beberapa jam sebelum dimulainya KTT NATO di Lituania yang akan mengatasi ancaman keamanan dari Moskow.

“Musuh menyerang Kyiv dari udara untuk kedua kalinya bulan ini,” kata Kepala Administrasi Militer Kyiv, Serhiy Popko dalam sebuah unggahan di saluran Telegram.

Menurut informasi awal, kata Popko, sistem pertahanan udara Ukraina menembak jatuh semua drone Shahed buatan Iran yang diluncurkan Rusia sebelum mencapai target. Tidak ada informasi segera tentang kerusakan atau korban.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Angkatan Udara Ukraina melaporkan, peringatan serangan udara meledak di Kyiv selama satu jam dan lebih lama di bagian lain timur Ukraina. Saksi Reuters di Kyiv mendengar ledakan menyerupai suara sistem pertahanan udara mencegat target selama serangan udara.

KTT di Vilnius, yang dimulai pada hari Selasa, akan didominasi oleh dampak invasi Rusia ke Ukraina, dengan para pemimpin akan menyetujui rencana komprehensif pertama NATO sejak akhir Perang Dingin untuk mempertahankan diri dari setiap serangan dari Moskow.

Rusia telah mencaci aliansi dan kekuatan utamanya, Amerika Serikat, atas dukungan mereka untuk Ukraina dan memperingatkan bahwa keanggotaan Kyiv di NATO akan ditanggapi dengan reaksi yang “jelas dan tegas”.

Invasi Rusia ke negara tetangganya, yang sekarang memasuki hari ke-503 dan tanpa akhir yang terlihat, telah menewaskan ribuan orang, membuat jutaan orang terlantar, dan mengubah banyak kota di timur dan selatan Ukraina menjadi tumpukan puing-puing. (Al Jazeera)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Krisis Ukraina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.