• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Mitigasi Bencana Iklim, Pakistan Tanam 10 Miliar Pohon

by Redaksi Asiatoday
August 11, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mitigasi Bencana Iklim, Pakistan Tanam 10 Miliar Pohon

Kota Lahore, Pakistan dikelilingi hutan. Dok

ASIATODAY.ID, ISLAMABAD – Pakistan meluncurkan terobosan hijau besar-besaran sebagai upaya mitigasi bencana iklim.

Negeri itu melanjutkan upaya besarnya menanam 10 miliar pohon untuk mengurangi kabut asap.

Sebagaimana dilaporkan Reuters, Senin (9/8/2021), Perdana Menteri Imran Khan mendesak warganya untuk mengindahkan peringatan mengerikan dalam laporan perubahan iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Manusia telah melakukan tindakan yang merugikan berkat Tuhan, bagi dunia ini, sehingga banyak hal, seperti naiknya permukaan laut misalnya karena pemanasan dan emisi – tidak dapat kembali seperti semula,” kata Khan di pusat kota Lahore.

Imran Khan membuat pernyataan saat meresmikan apa yang dikatakan para pejabat sebagai proyek hutan Miyawaki perkotaan terbesar di dunia.

Menggunakan teknik yang dipelopori oleh mendiang ahli botani Jepang Akira Miyawaki, hutan ini mencakup 12,5 hektar dan memiliki lebih dari 165.000 tanaman.

“Kita semua yang hidup di dunia saat ini, jika kita melakukan semua yang kita bisa, mungkin kita bisa menyelamatkan dunia dari bahaya yang lebih buruk lagi yang akan datang,” tambah Khan.

Sejak gerakan penanaman pohon dimulai pada tahun 2018, Pakistan memiliki 1 miliar pohon lebih banyak dan menanam 500 juta lagi selama musim hujan.

“Jika Anda mengkhawatirkan anak-anak Anda dan masa depan mereka, paling tidak yang bisa Anda lakukan adalah menanam satu pohon dan merawatnya,” kata Khan.

Para pejabat mengatakan pohon-pohon itu diperkirakan tumbuh 10 kali lebih cepat dari biasanya karena teknik Miyawaki menanamnya berdekatan.

Hutan tersebut merupakan salah satu dari 53 lokasi di Lahore yang diharapkan berfungsi sebagai penyerap karbon. Kota berpenduduk 10 juta ini telah bergulat dengan kabut asap dalam beberapa tahun terakhir. Polusi asap memaksa sekolah-sekolah ditutup dan menjadikannya sebagai salah satu kota paling tercemar di dunia.

Pada Senin (9/4), Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim PBB menyatakan bahwa pengaruh manusia telah menghangatkan atmosfer, laut dan daratan. Bahkan tindakan paling keras untuk mengurangi emisi, kata panel, tidak akan mencegah pemanasan global sebesar 1,5 derajat Celcius, dan cuaca ekstrem serta naiknya permukaan laut akibat perubahan itu. (ATN)

Tags: Climate ActionClimate ChangeEmisi KarbonPakistan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.