• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mixed Martial Arts Kian Berkembang di Indonesia, Apa Keunggulannya?

by Redaksi Asiatoday
July 3, 2020
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Mixed Martial Arts Kian Berkembang di Indonesia, Apa Keunggulannya?

Para atlet Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Mixed Martial Arts (MMA) atau Beladiri Campuran kini makin berkembang di Indonesia.

Selain telah melahirkan sejumlah atlet berprestasi, MMA juga kini mulai digemari kalangan generasi muda.

Menurut Ahli Beladiri Campuran Indonesia, Jeremy Meciaz, sebelum terjun ke MMA, penting bagi setiap insan beladiri untuk memahami beberapa hal mendasar terkait olah raga ini. Berikut penjelasannya;

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Apa Perbedaan Martial Arts Self Defense dan Martial Arts Combat Sport?

Martial Arts Self Defense adalah Beladiri yang bersifat Lite dan lebih berfokus untuk mempertahankan diri dari kejahatan yang bersifat praktis untuk membela diri.

“Biasanya beladiri seperti ini kebanyakan Beladiri Tradisional Seperti Karate, Wing Cun, Kungfu, Taekwondo, Pencak Silat, Aikido, Krav Maga, Eskrima. Dan juga dipertandingkan namun non combatan atau kebanyakan bersifat lite point dengan alat perlindungan lengkap,” jelas Jeremy Meciaz, Jumat (3/7/2020).

Sedangkan Martial Arts Combat Sport adalah Olahraga Beladiri Combatan yang bersifat Full Body Contact dan Beladiri Keras.

Sejauh ini Beladiri yang bisa di Kategorikan Combat Sport seperti Muay Thai, Kickboxing, MMA, Brazillian Jiu-Jitsu, Sanda & Boxing, Wrestling.

“Beladiri jenis ini lebih bersifat aggresor atau penyerang, jadi dikategorikan Beladiri berantem,” jelasnya.

Apakah beladiri Self Defense Martial bisa berkompetisi di ajang Combat Sport?

“Bisa, banyak dari mereka yang sudah mulai membuka wawasan dan membuka diri untuk belajar teknik hybrida meskipun kadang masih kurang sempurna dan terbawa teknik-teknik dan gaya mereka. Untuk itu, kami dari Predator MMA Indonesia menyarankan kepada insan-insan beladiri tradisional yang ingin memperdalam ilmu berantem (Combat Sport) bisa belajar dan gabung di fight camp beladiri combat sport yg sudah ada agar kematangan lebih sempurna apabila diarahkan dengan pelatih-pelatih dan Atlet-atlet MMA Berpengalaman,” imbuhnya.

Apa yang membuat MMA menjadi Lebih unggul dari Beladiri lain?

Jeremy Meciaz menjelaskan, MMA merupakan sebuah konsep Beladiri Campuran yang di kategorikan menjadi 4 jenis pertarungan yakni; Stand Up Fighting, Ground Fighting, Clinch Fighting, Submssion.

“Maka dengan kelengkapan teknik tersebut membuat Mixed Martial Arts (MMA) menjadi lebih unggul,” urainya.

Apakah bisa kita menghibridakan setiap Beladiri menjadi MMA?

“Tidak. Standart MMA mempunyai regulasi, uji kelayakan, efisiensi, keeffektifan dari beladiri yang dapat dihibridakan menjadi satu Konsep di olahraga MMA beserta transisinya
Dari hasil riset hanya kategori beladiri combat sport yang efektif dipadukan menjadi rangkaian di dalam pertarungan MMA,” jelasnya.

Apa itu transisi di dalam pertarungan MMA?

Karena 90 persen setiap jenis pertarungan dimulai dari posisi berdiri (Stand up Fighting) dan berakhir di bawah lantai (Ground Fighting) maka transisi menjadi penting untuk dipelajari bagaimana membawa seseorang kebawah lantai dan mengakhirinya.

“Maka digunakanlah (Clinch fighting) dan mengakhirinya dengan menghajar lawan ataupun melumpuhkan (submission),” ujarnya.

Dapatkah beladiri Self Defense dan Traditional berkompetisi di ajang MMA?

“Bisa asalkan membuka diri untuk belajar teknik-teknik Beladiri Combat Sport dan tidak fanatik terhadap satu beladiri saja,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Beladiri CampuranMixed Martial ArtsMMA Indonesiaolahraga
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.