• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Modal Asing Mulai Mengalir Masuk Indonesia Senilai Rp7,01 Triliun

by Redaksi Asiatoday
June 6, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Aliran Modal Asing di Indonesia Capai Rp192 Triliun

Aliran Modal Asing masuk Indonesia. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing mulai mengalir masuk ke Indonesia.

Pada pekan pertama Juni 2020, modal asing yang masuk sudah Rp7,01 triliun. Realitas ini menjadi indikator bahwa kepercayaan investor masih tinggi terhadap ekonomi Indonesia.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan aliran modal masuk terus mengalami peningkatan. Bahkan sejak pekan kedua bulan lalu arus modal asing ke Indonesia terus meningkat, khususnya ke pasar Surat Berharga Negara (SBN).

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Confidence investor termasuk asing terhadap kondisi ekonomi Indonesia, semakin lama semakin baik. Itu terbukti dari aliran modal asing masuk khususnya ke SBN,” terang Perry melalui konferensi virtual di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Pada pekan kedua Mei, sebanyak Rp2,97 triliun dana asing yang masuk ke Indonesia. Jumlahnya meningkat di pekan ketiga sebesar Rp6,15 triliun, kemudian turun menjadi Rp2,5 triliun di minggu keempat Mei dan kembali meningkat awal bulan ini.

Menurutnya, nilai tukar rupiah yang terus menguat, mekanisme pasar yang terus berjalan, intervensi bank sentral yang berkurang, dan aliran modal masuk yang cukup besar membuat posisi cadangan devisa kembali meningkat.

“Tentu cadangan devisa kita meningkat. Nanti Senin, 8 Juni akan kami rilis publikasinya. Angkanya lebih tinggi dari akhir bulan lalu,” imbuhnya.

Pada akhir April 2020, BI mencatat cadangan devisa sebesar USD127,9 miliar atau setara Rp191,8 triliun (kurs Rp15 ribu per USD). Posisi tersebut meningkat dibandingkan dengan akhir Maret 2020 yang sebesar USD121,0 miliar atau setara Rp181 triliun. (ATN)

Tags: Bank IndonesiaModal Asing
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.