ASIATODAY.ID, JAKARTA – Dalam memperingati momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni, Lenovo selaku produsen PC dan perangkat pintar terkemuka di dunia, meluncurkan ransel edisi terbatas yang bahan dasarnya dirancang dan dibuat secara berkelanjutan.
Ransel ini mengandung lebih dari 83 persen bahan daur ulang, dan diproduksi dengan polyester daur ulang (setara dengan 34 botol air plastik).
“Ransel ini juga bersertifikasi GRS, memastikan bahwa bahan daur ulang yang digunakan diambil dari sumber bertanggung jawab dan diproses dengan dampak pada lingkungan yang minimal,” kata Rozana Ridwan, perwakilan Lenovo Indonesia dalam keterangan, Kamis (4/6/2020).
Eco Pro Backpack hadir bersama dengan pilihan aksesori lainnya, termasuk keyboard nirkabel, workstation docks dan travel hum yang berkelanjutan dan diproduksi dengan bahan daur ulang.
Eco Pro Backpack Lenovo telah tersedia di Australia, Hong Kong, Indonesia, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura Taiwan, Thailand dan Vietnam.
“Sampai saat ini, Lenovo telah menggunakan konten yang diproses melalui daur ulang pasca penggunaan (oleh konsumen) di 66 produk dan telah menggunakan lebih dari 9,5 juta kg CL-PCR sebagai bagian dari keseluruhan penggunaan hampir 110 juta kg (kotor) PCC sejak 2005 – menandakan pertumbuhan berkesinambungan dalam upaya penggunaan material yang berkelanjutan,” jelasnya.
Sebagai referensi, Lenovo adalah perusahaan Fortune 500 global senilai $50 miliar, dengan 57.000 karyawan dan beroperasi di 180 negara di seluruh dunia.
Fokus utamanya adalah menghadirkan teknologi maju bagi semua kalangan, dan untuk itu Lenovo mengembangkan teknologi yang dapat mengubah dunia menciptakan masyarakat digital yang inklusif, terpercaya, dan berkelanjutan. (AT Network)
