• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Morgan Stanley Proyeksi Ekonomi Asia Pulih di Kuartal III

by Redaksi Asiatoday
May 28, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pembukaan Kegiatan Ekonomi di Asia Harus Bertahap Hingga Vaksin Covid-19 Ditemukan

Kantor Morgan Stanley. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Morgan Stanley memproyeksikan China akan pulih lebih awal ke tingkat pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebelum adanya Covid-19 dibandingkan dengan negara lain di kawasan Asia non Jepang seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Dalam risetnya, Tim Morgan Stanley menyebut negara di kawasan Asia non Jepang berada di jalur pelonggaran pembatasan untuk penanganan Covid-19 dengan kecepatan yang berbeda-beda.

Di Asia Utara seperti China dan Korea Selatan, masih ada beberapa kasus atau klaster namun dalam jumlah kecil.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Adapun, India, Indonesia, dan Singapura disebut masih agak terlambat dalam hal pembukaan kembali ekonomi.

Morgan Stanley mencatat, dari sisi indikator mobilitas menunjukkan ada lebih banyak kegiatan keluar untuk negara-negara yang telah beralih ke aturan pembatasan sosial yang lebih lunak seperti di China, Hong Kong, dan Taiwan. Sementara itu, Thailand dan Malaysia juga telah mengendorkan aturan lockdown.

Secara khusus, Morgan Stanley menyebut aktivitas pengiriman semen, penjualan truk besar, dan penjualan ponsel di China telah pulih ketingkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan awal tahun ini.

Untuk Korea Selatan, beberapa indikator permintaan domestik telah kembali memantul dari posisi terendah sebelumnya meski ekspor masih melemah.

Morgan Stanley memprediksi China menjadi yang pertama kembali ke tingkat produk domestik bruto (PDB) sebelum Covid-19 pada kuartal III/2020. Selanjutnya, tiga negara Asia non Jepang lainnya, Filipina, Indonesia, dan India akan menyusul China.

“Filipina, Indonesia, dan India, mengingat orientasi permintaan domestik dan cerita struktural yang lebih kuat. Risiko untuk mereka adalah jika data harian Covid-19 tidak memuncak pada kuartal II/2020 sesuai dengan prediksi kami,” tulis Morgan Stanley melalui riset yang dikutip, Kamis (28/5/2020).

Pemulihan ketiga negara itu selanjutnya akan disusul oleh Korea dan Taiwan. Keduanya berorientasi ekspor sehingga akan terpengaruh oleh resesi global yang melanda pada kuartal II/2020.

“Kendati demikian, respons institusi setempat untuk mencegah Covid-19 efektif dan sejumlah indikator permintaan domestik sudah mulai membaik,” jelas Morgan Stanley.

Sementara itu, Morgan Stanley memprediksi Thailand, Malaysia, Hong Kong dan Singapura akan membutuhkan waktu lebih lama untuk pemulihan. Empat negara itu diperkirakan akan kembali ke tingkat PDB sebelum Covid-19 pada kuartal I/2021.

“Mereka adalah beberapa yang paling berorientasi ekspor di Asia non Jepang. Beberapa juga telah menerapkan lockdown ke arah ke double hit pada ekspor dan permintaan domestik,” tulis Morgan Stanley. (ATN)

Tags: Morgan StanleyPertumbuhan AsiaPertumbuhan Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.