• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

MOTL, Perusahaan Migas Qatar Mulai Pengeboran di Jambi

by Redaksi Asiatoday
December 20, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
MOTL, Perusahaan Migas Qatar Mulai Pengeboran di Jambi

Aktivitas pengeboran MontD'Or Oil Tungkal Limited (MOTL), kontraktor minyak dan gas asal Qatar di Lapangan Mengeopeh, Blok Tungkal, Provinsi Jambi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – MontD’Or Oil Tungkal Limited (MOTL), kontraktor minyak dan gas asal Qatar telah memulai kembali pengeboran sumur pengembangan dengan menajak Sumur MGH-47 (MGH-B1) di Lapangan Mengeopeh, Blok Tungkal, Provinsi Jambi.

“Di lapangan Mengeopeh akan dibor sebanyak dua sumur pengembangan yaitu sumur MGH-47 dan MGH-D. Kegiatan pengeboran akan dilanjutkan dengan pengeboran dua sumur lagi di Lapangan Pematang Lantih (PLT) yaitu Sumur PLT-12 dan Sumur PLT-13,” jelas Kepala Divisi Eksplorasi SKK Migas Surya Widyantoro dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (20/12/2021).

Kegiatan pengeboran sumur pengembangan itu dilakukan menggunakan rig 750 HP Vinct-01 dengan rencana pengeboran total sedalam 1.268 mMD pada lapisan upper Talang Akar dan lower Talang Akar sebagai objektif pengeboran.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Rangkaian pengeboran tersebut diawali dengan pemancangan konduktor dilanjutkan dengan pengeboran lubang 12-1/4 inci, pemasangan casing 9-5/8 inci, pengeboran lubang 8-1/2 inci sampai TD, kegiatan openhole logging, dan pemasangan casing 7 inci.

Kemudian, kegiatan pengeboran dilanjutkan dengan pemasangan rangkaian komplesi.

Surya menyampaikan kegiatan pengeboran pengembangan di Lapangan Mengopeh dan Pematang Latih membutuhkan waktu 25 hari operasional untuk setiap sumurnya dengan target tambahan produksi sebesar 145 barel minyak per hari untuk setiap sumur.

“Kegiatan pengeboran keempat sumur ini ditargetkan akan dapat diselesaikan pada Mei 2022 mendatang,” kata Surya.

Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Rinto Pudyantoro menambahkan upaya pengeboran empat sumur baru ini merupakan implementasi dari work program and budget (WP&B) 2021 dalam rangka memberikan dukungan bagi peningkatan lifting minyak dan gas.

“Kami mendorong semua kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk merealisasikan program yang sudah disepakati dalam WP&B untuk melakukan pemboran untuk menjaga lifting migas nasional,” imbuhnya.

Hingga 10 Desember 2021, dari 444 sumur yang sudah tajak, sebanyak 342 sumur sudah onstream.

“Di sisa waktu ini, kami terus melakukan koordinasi dengan KKKS untuk menyelesaikan target pemboran sumur pengembangan karena akan memberikan kontribusi pada capaian lifting migas pada 2022,” ujar Rinto.

“Selain itu, berbagai langkah sedang dilakukan untuk mendorong keseluruhan sumur yang sudah tajak bisa onstream secepatnya agar memberikan entry level yang optimal memasuki tahun 2022 sebagai upaya kami agar target lifting tahun 2022 dapat dipenuhi,” tambahnya.

Pemerintah telah memberikan perpanjangan masa kontrak kerja sama (KKS) dengan skema gross split di Wilayah Kerja Tungkal selama 20 tahun kepada KKKS MontD’Or Oil Tungkal Ltdpada November 2018 lalu dan akan berlaku efektif pada 26 Agustus 2022. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia-QatarMontD'Or Oil Tungkal LimitedMOTL
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.