• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

MUI Soroti TKA China Masih Hilir Mudik di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
April 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
MUI Soroti TKA China Masih Hilir Mudik di Indonesia

Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah melarang Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk ke Indonesia. Langkah ini penting demi memutus mata rantai penularan wabah coronavirus (Covid-19).

“Kita mendesak pemerintah untuk bersikap tegas dengan melarang tenaga kerja asing terutama yang dari China untuk masuk ke Indonesia, karena di tengah-tengah kita sedang berusaha dan berjuang memutus mata rantai penularan virus Corona yang sudah sangat banyak merugikan bangsa ini,” terang Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas melalui keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2020).

Anwar menyayangkan kebijakan pemerintah yang masih mengizinkan TKA masuk ke Indonesia ditengah pandemi.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurutnya, situasi ini tidak adil bagi warga Indonesia yang tengah berjuang memerangi wabah COVID-19 dengan melaksanakan pembatasan sosial berskala besar.

“Kehadiran TKA yang masih bebas keluar-masuk negeri ini tentu benar-benar telah menyakitkan hati kita sebagai bangsa, dan kalau hal ini terus berlanjut maka tentu akan membuat kepercayaan rakyat kepada pemerintah menjadi bermasalah dan hal itu tentu jelas tidak baik bagi kehidupan bangsa dan negara ini ke depannya,” imbuhnya.

MUI mengajak seluruh elemen masyarakat bersungguh-sungguh dalam melawan COVID-19. Caranya, dengan menerapkan protokol kesehatan, dari mencuci tangan, tetap di rumah, hingga menggunakan masker saat ke luar rumah.

“Karena dengan itulah kita harapkan insyaallah negeri kita akan bisa cepat keluar dari bencana dan malapetaka yang ada sehingga kehidupan masyarakat, kita harapkan akan cepat kembali pulih dan normal seperti semula,” katanya.

Selain itu, Anwar mengingatkan masyarakat meningkatkan perhatian kepada sesama, terutama tetangga. Sebab, tak sedikit masyarakat yang ekonominya terdampak akibat pandemi ini.

“Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa dengan menghidup-suburkan sikap tolong-menolong yang selama ini sudah menjadi jati diri kita sebagai bangsa, dengan membantu saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan dan kesusahan yang tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan pokoknya,” tandas Anwar. (ATN)

Tags: COVID-19MUITenaga Kerja AsingTenaga Kerja China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.