• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Peneliti Universitas Airlangga Temukan Senyawa untuk Obat Covid-19

by Redaksi Asiatoday
April 16, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Peneliti Universitas Airlangga Temukan Senyawa untuk Obat Covid-19

Universitas Airlangga (UNAIR). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, Jawa Timur, menemukan lima senyawa yang akan diteliti lebih lanjut untuk dikembangkan sebagai obat antivirus corona (Covid-19).

Lima senyawa ini diklaim lebih kuat daripada Avigan dan Chloroquine yang telah beredar.

“Ini lebih stabil ikatannya. Kalau dibuat bentuk permukaan, ini seperti kunci dan anak kunci, Avigan juga untuk virus, tapi kurang masuk ke katalitik yang lebih sempurna,” terang Ketua Pusat Riset Rekayasa Molokeul Hayati Unair, Ni Nyoman Tri Puspaningsih dalam keterangan tertulis Senin (6/4/2020).

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Dikatakan, lima senyawa itu di antaranya Favipirafir, Chloroquine, Hesperitin, Nafamostat, dan Hesperidin. Model lima senyawa ini menjadi bahan terkuat untuk digunakan sebagai bahan obat Covid-19.

Menurut Ni Nyoman, ketika akan diracik sebagai obat, lima senyawa ini masih perlu melalui beberapa tahap lagi. Pihaknya harus berkolaborasi dengan Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 yang dibentuk Kemenristek/BRIN.

“Kami akan berkolaborasi dengan konsorsium terkait obat-obatan, farmakologi, farmasi, kedokteran dan harus diuji lagi,” jelasnya.

Ni Nyoman menerangkan, lima senyawa ini tidak semuanya baru. Beberapa sudah menjadi koleksi Unair saat bekerja sama dengan Shanghai Teknologi University.

“Bahkan untuk jurnal senyawa sudah ada yang terbit. Terdapat 132 senyawa dan lima ini yang positif baik,” paparnya.

Nyoman mengungkapkan, sejak bulan Februari pihaknya terus mengembangkan penelitiannya. Tak hanya untuk obat, Unair juga mengembangkan Alat Pelindung Diri (APD) dan disinfektan disaat yang bersamaan.

Unair juga mengembangkan alat tes cepat (rapid test) yang lebih canggih dari yang sudah digunakan saat ini.

Menurut Ni Nyoman, alat rapid test yang digunakan masih belum maksimal. Alat yang kini tersebar itu disebut hanya mampu mendeteksi imunitas seseorang.

“Kami akan masuk pada alat rapid test yang bisa membaca spesifik dari virusnya, dan bisa digunakan di daerah-daerah,” tandasnya. (ATN)

Tags: Corona IndonesiaCoronavirusCOVID-19UnairVaksin Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.